Kyai yang Mendukung Pasangan Bakal Calon di Pilkada Pangandaran Harus Punya Argumen
Rabu, 02 September 2020 - 18:08 WIB
loading...
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat
A
A
A
PARIGI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Pangandaran yang bakal digelar 9 Desember 2020 menjadi perhatian masyarakat.
Pesta demokrasi sebagai salah satu tahapan yang menjadi penentu pemimpin Kabupaten Pangandaran kedepan kini menjadi perbincangan disetiap kesempatan. Masyarakat sudah mulai memperhatikan dan membandingkan visi dan misi juga program yang dijanjikan oleh pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati sebagai referensi untuk menentukan pilihan.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat mengatakan, perbedaan dukungan dan pilihan saat Pilkada jangan sampai menjadi pemecah umat. "Jadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk mencari pemimpin yang bisa membawa kemaslahatan umat dan masyarakat Kabupaten Pangandaran kedepan," kata Cece.
Cece menambahkan, biasanya peran kyai dalam momentum politik menjadi sandaran masyarakat untuk memberikan dukungan. Untuk itu Kiyai harus bisa menjadi penyejuk saat tahapan dan proses Pilkada berlangsung. "Apabila Kiyai mau bersikap dan mendukung kepada salah satu pasangan calon maka harus jelas argumentasinya," tambah Cece.
Argumentasi dalam menentukan pilihan saat Pilkada juga harus bisa dimengerti oleh umat, supaya tidak terjadi asumsi yang salah kaprah.
Pesta demokrasi sebagai salah satu tahapan yang menjadi penentu pemimpin Kabupaten Pangandaran kedepan kini menjadi perbincangan disetiap kesempatan. Masyarakat sudah mulai memperhatikan dan membandingkan visi dan misi juga program yang dijanjikan oleh pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati sebagai referensi untuk menentukan pilihan.
Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran Cece Hidayat mengatakan, perbedaan dukungan dan pilihan saat Pilkada jangan sampai menjadi pemecah umat. "Jadikan Pilkada ini sebagai ajang untuk mencari pemimpin yang bisa membawa kemaslahatan umat dan masyarakat Kabupaten Pangandaran kedepan," kata Cece.
Cece menambahkan, biasanya peran kyai dalam momentum politik menjadi sandaran masyarakat untuk memberikan dukungan. Untuk itu Kiyai harus bisa menjadi penyejuk saat tahapan dan proses Pilkada berlangsung. "Apabila Kiyai mau bersikap dan mendukung kepada salah satu pasangan calon maka harus jelas argumentasinya," tambah Cece.
Argumentasi dalam menentukan pilihan saat Pilkada juga harus bisa dimengerti oleh umat, supaya tidak terjadi asumsi yang salah kaprah.
Lihat Juga :