Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata

loading...
Keseriusan Pemkab Pangandaran Terapkan Protokol Kesehatan di Objek Wisata
Salah satu lokasi objek wisata di Kabupaten Pangandaran
PARIGI - Ketatnya penerapan protokol kesehatan tidak lantas mengurangi antusiasme wisatawan untuk berkunjung ke sejumlah objek wisata di Kabupaten Pangandaran yang telah resmi dibuka sejak pekan lalu.

Dengan dibukanya seluruh objek wisata, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran pun berupaya keras untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19.

Setiap objek wisata dibatasi pengunjungnya, yakni maksimal 25 persen dari kapasitas. Begitu juga tingkat okupansi hotel dan penginapan diawasi ketat maksimal 50 persen dari kapasitas.

Jumlah wisatawan yang ada di setiap objek wisata selalu dipantau, dengan menghitung kendaraan yang masuk dan keluar, agar tidak melebihi kapasitas.



Sejauh ini penerapan pembatasan itu berjalan dengan baik. Wisatawan yang datang ke satu objek wisata dipastikan tidak sampai melebihi kapasitas yang ditentukan.

Para pelaku industri pariwisata pun menjadi kepanjangan tangan pemerintah daerah, terutama untuk mengedukasi wisatawan dalam penggunaan masker.

Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pangandaran Suheryana mengatakan, berdasarkan evaluasi sementara, pembukaan destinasi wisata berjalan baik.
Pembatasan wisatawan di masing-masing objek wisata juga berjalan maksimal. Penerapan protokol kesehatan di objek wisata, tutur dia, sudah dipatuhi dengan baik.

"Lebih 90 persennya sudah pakai masker. Wisatawan juga sadar akan pentingnya jaga jarak," kata dia.

Diakui Suheryana, masih ditemukan wisatawan yang berkerumun di objek wisata. Namun, petugas langsung memberikan pengertian agar mereka tidak berkerumun.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top