Heboh! Santri di Aceh Barat Digunduli dan Disiram Air Cabai Gegara Merokok

Rabu, 02 Oktober 2024 - 18:20 WIB
loading...
Heboh! Santri di Aceh...
Polisi mengamankan NN (40) usai melakukan aksi sadisnya terhadap TM (13) dengan menggundulinya dan menyiram air cabai di Aceh Barat. Foto: iNews TV/Afsah
A A A
Kasus kekerasan terjadi di pondok pesantren di Kabupaten Aceh Barat, Aceh. Kali ini menimpa santri berinisial TM (13) dilaporkan merintih kesakitan setelah disiram air cabai oleh istri pimpinan pondok pesantren.

Insiden ini memicu kemarahan publik, terutama karena hukuman tersebut dianggap tidak wajar dan viral di media sosial. Korban TM, yang merupakan santri di pondok pesantren di Kecamatan Pante Cermin, Aceh Barat, diduga ketahuan merokok.

Dalam video amatir yang beredar, TM tampak kesakitan dan melompat ke dalam bak mandi untuk mengurangi rasa panas akibat siraman air cabai. Korban, yang tidak tahan dengan rasa sakit, kemudian berlari pulang ke rumah untuk meminta pertolongan keluarganya.

Baca juga: Santri di Makassar Tewas Dianiaya Senior, Pemicunya Masalah Sepele

Sebagai hukuman, ia disiram air cabai oleh pelaku yang diduga adalah istri dari pimpinan pondok pesantren. Selain itu, rambutnya juga digunduli. Keluarga yang melihat kondisi TM langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Iptu Fachmi Suciandy mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya bergerak cepat menangkap pelaku berinisial NN (40). Hingga kini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap lebih dalam mengenai insiden ini.

“Korban diduga melanggar peraturan pondok, namun hukuman seperti ini sangat tidak bisa dibenarkan. Kami akan memastikan pelaku mendapatkan proses hukum yang sesuai,” kata Fachmi kepada wartawan.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pelaku Penganiayaan...
Pelaku Penganiayaan dan Penyekapan Wanita di Bekasi Ditangkap
Jelang Final Piala Dunia,...
Jelang Final Piala Dunia, Caketum PBNU Gus Salam Jagokan Argentina Jadi Pemenang
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
LPSK Bentuk Tim Pelindungan...
LPSK Bentuk Tim Pelindungan Darurat untuk Tangani Korban Kasus Pembakaran Santri di Lombok
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Soroti Kasus Penyiksaan...
Soroti Kasus Penyiksaan di Bandung, Wakil Ketua DPRD Jabar Gagas Siskamling Digital
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Karina Ranau Minta Polisi...
Karina Ranau Minta Polisi Tambahkan Pasal Baru dalam Kasus Dugaan Penganiayaan
Rekomendasi
ASEAN Hyundai Cup 2026...
ASEAN Hyundai Cup 2026 Suguhkan Persaingan Tim Sepak Bola Paling Bergengsi di Asia Tenggara
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Berita Terkini
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Minta Libatkan Masyarakat...
Minta Libatkan Masyarakat Adat, MPSI: PSN Wanam Harus Jamin Pendidikan Anak Papua
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Kemenhut Bangun Rumah...
Kemenhut Bangun Rumah untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved