Kisah Kegarangan Pasukan Ipar Pangeran Diponegoro Bikin Nyali Tentara Belanda Ciut
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 09:25 WIB
loading...
Pasukan saudara ipar Pangeran Diponegoro mengacak - acak kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A
A
A
Pasukan saudara ipar Pangeran Diponegoro yakni Raden Tumenggung Sosrodilogo, mengacak - acak kawasan perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hal itu membuat pasukan nyali pasukan Belanda menciut.
Belanda dan beberapa pemerintah daerah pun dibuat kewalahan menghadapi pasukan gabungan dari rakyat, ulama, santri, hingga beberapa pejabat yang berpihak kepada perjuangan Pangeran Diponegoro.
Mereka menggalang kekuatan dan menyerang beberapa tangsi Belanda di kawasan Rembang, hingga selatan ke arah Madiun dan Ponorogo. Bahkan serangan dan kekuatan pasukan Sosrodilogo sempat membuat Bupati Muneng bersama rombongannya menyerah.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Majapahit: Dyah Wiyat, Ra Tanca dan Raden Kudamerta
Rombongan Bupati Muneng terdiri sang bupati sendiri, istrinya, putranya, empat cucu perempuan, empat pengasuh anak, dan sebelas perempuan, yang semuanya telah mencukur rambut mereka sebagai tanda Perang Sabil, yang terjadi di masa Pangeran Diponegoro.
Belanda dan beberapa pemerintah daerah pun dibuat kewalahan menghadapi pasukan gabungan dari rakyat, ulama, santri, hingga beberapa pejabat yang berpihak kepada perjuangan Pangeran Diponegoro.
Mereka menggalang kekuatan dan menyerang beberapa tangsi Belanda di kawasan Rembang, hingga selatan ke arah Madiun dan Ponorogo. Bahkan serangan dan kekuatan pasukan Sosrodilogo sempat membuat Bupati Muneng bersama rombongannya menyerah.
Baca Juga: Kisah Cinta Terlarang Majapahit: Dyah Wiyat, Ra Tanca dan Raden Kudamerta
Rombongan Bupati Muneng terdiri sang bupati sendiri, istrinya, putranya, empat cucu perempuan, empat pengasuh anak, dan sebelas perempuan, yang semuanya telah mencukur rambut mereka sebagai tanda Perang Sabil, yang terjadi di masa Pangeran Diponegoro.
Lihat Juga :