Awal Diduga Meninggal Karena Laka Lantas, Ternyata Dibunuh Kakak Ipar

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 19:57 WIB
loading...
Awal Diduga Meninggal Karena Laka Lantas, Ternyata Dibunuh Kakak Ipar
Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Rolad Cristofel saat penggalian jenazah korban. Foto iNews TV/Adhar Pangeran
A A A
DOMPU - Hanya karena tidak dikasih pekerjaan seorang adik dibunuh kakak ipar secara sadis dengan cara kepala dihantam pakai batu hingga mengalami luka dan meninggal langsung di tempat kejadian perkara. Usai kejadian oleh pelaku MM yang tak lain adalah kakak ipar mayat Iksan Pratama dibawa dengan mobil sendiri sehingga langsung dikebumikan hari itu juga pada Kamis 20 Agustus 2020 karena dianggap keluarga meninggal karena kecelakaan lalu lintas.

Namun aparat kepolisian yang melihat ada kejanggalan kematian korban tidak sampai 24 jam langsung mengungkap misteri pembunuhan tersebut dengan menangkap MM yang merupakan kakak ipar korban.

Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Rolad Cristofel mengatakan, pembunuhan tersebut terjadi saat korban bersama MM dan ayah pelaku yang tinggal di Desa Doro Bara, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat pergi bersama mengangkut pasir di lokasi Pelepasan Ternak Doroncanga Kecamatan Pekat. (Baca: Sekda Halmahera Utara dan 1 TKA China di Malut Meninggal Terpapar COVID-19)

Setelah pulang dari mengambil pasir dengan menggunakan mobil korban, pelaku yang melihat korban tertidur langsung menghantam korban dengan batu di bagian kepala hingga mengalami luka parah dan langsung meninggal di tempat. (Baca juga: Wartawan di Mamuju Tengah Tewas, Keluarga Sebut Dianiaya Sekelompok Orang)

“Pembunuhan dilakukan diduga akibat pelaku kecewa lantaran janji kakak iparnya dimana mobil yang baru dibeli akan dikemudikan pelaku. Namun ditunggu-tunggu truk pasir tersebut tidak pernah diberikan pada pelaku. Pelaku yang melihat kesempatan dan pada saat korban tertidur di belakang truk atau tepatnya di bawah ban belakang langsung menghantam korban dengan batu,” kata Kasat, Jumat (21/8/2020).

Sementara usai dilakukan autopsi pihak keluarga korban langsung memindahkan kuburan korban ke wilayah Pekuburan Umum Rade Sala, Kelurahan Potu.
(sms)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3700 seconds (11.97#12.26)