Tanggul Bendungan Cisurog Jebol, Petani Pandeglang Keluhkan Kekurangan Pasokan Air
Rabu, 12 Juni 2024 - 15:01 WIB
loading...
Tanggul pembagi aliran air sungai di Bendungan Cisurog, Pandeglang, jebol, Rabu (12/6/2024). Foto/Fariz Abdullah
A
A
A
PANDEGLANG - Tanggul pembagi aliran air sungai di Bendungan Cisurog, Pandeglang, jebol, Rabu (12/6/2024). Akibatnya, para petani mengeluhkan kekurangan pasokan air ke area persawahan.
Pantauan di lapangan, kondisi bangunan pembagi aliran air di Bendungan Cisurog yang jebol belum ada upaya perbaikan.
Saat ini hanya diberikan pengaman dengan menggunakan bambu dan diberi tanda bertuliskan hati-hati rawan bahaya, agar warga tidak memasuki area tersebut.
Baca juga; Pemkab Pandeglang Kekurangan 8.319 Pegawai, Berminat Gabung?
“Tanggul pembagi ini sudah lama rusak, namun belum ada penanganan sampai saat ini. Padahal kami sangat butuh aliran air sungai untuk mengairi pesawahan,” kata Samani, seorang petani Pandeglang.
Menurut Tarman, kerusakan tanggul sudah lama terjadi dan dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Provinsi Banten. Padahal tanggul yang berada di Kampung Bantarpanjang, Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, sangat untuk mengairi areal persawahan.
“Kami berharap kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk secepatnya melakukan penanganan. Jadi para petani bisa melakukan aktivitas seperti bisa menggarap sawah masing-masing," ujarnya.
Pantauan di lapangan, kondisi bangunan pembagi aliran air di Bendungan Cisurog yang jebol belum ada upaya perbaikan.
Saat ini hanya diberikan pengaman dengan menggunakan bambu dan diberi tanda bertuliskan hati-hati rawan bahaya, agar warga tidak memasuki area tersebut.
Baca juga; Pemkab Pandeglang Kekurangan 8.319 Pegawai, Berminat Gabung?
“Tanggul pembagi ini sudah lama rusak, namun belum ada penanganan sampai saat ini. Padahal kami sangat butuh aliran air sungai untuk mengairi pesawahan,” kata Samani, seorang petani Pandeglang.
Menurut Tarman, kerusakan tanggul sudah lama terjadi dan dibiarkan begitu saja oleh Pemerintah Provinsi Banten. Padahal tanggul yang berada di Kampung Bantarpanjang, Desa Banyubiru, Kecamatan Labuan, sangat untuk mengairi areal persawahan.
“Kami berharap kepada pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk secepatnya melakukan penanganan. Jadi para petani bisa melakukan aktivitas seperti bisa menggarap sawah masing-masing," ujarnya.
Lihat Juga :