Kisah Putri Tadampalik, Legenda dari Tanah Luwu Sulsel

Senin, 10 Juni 2024 - 08:06 WIB
loading...
Kisah Putri Tadampalik,...
Putri Tadampalik. Foto/Ilustrasi/Kemdikbud.go.id
A A A
Kisah Putri Tadampalik menarik untuk dikulik. Pasalnya dari legenda tanah Luwu , Sulawesi Selatan (Sulsel) ini banyak pelajaran yang bisa dipetik, diantaranya tentang pentingnya menjaga tradisi dan menghormati kepercayaan leluhur. Dahulu kala, di sebuah kerajaan yang makmur dan damai di Sulawesi Selatan, negeri Luwu, hiduplah seorang raja bijaksana bernama La Busatana Datu Maongge, yang lebih dikenal sebagai Datu Luwu.

Negeri Luwu dipenuhi oleh petani dan nelayan yang hidup sejahtera di bawah kepemimpinannya. Namun, pusat perhatian kerajaan ini adalah putrinya yang cantik jelita, Putri Tadampalik. Kecantikan dan perilaku mulianya dikenal luas hingga ke negeri tetangga, termasuk ke Kerajaan Bone yang letaknya jauh di sebelah selatan.

Berita tentang kecantikan Putri Tadampalik sampai ke telinga Raja Bone, yang ingin menjodohkan putra mahkotanya dengan sang putri. Duta-duta dikirim ke Luwu untuk melamar Putri Tadampalik. Namun, Datu Luwu menghadapi dilema besar. Adat Luwu melarang gadis-gadisnya menikah dengan orang luar. Jika lamaran ini ditolak, ia khawatir akan terjadi perang yang menyengsarakan rakyatnya. Setelah banyak pertimbangan, dengan berat hati, ia menerima lamaran itu demi perdamaian dan kesejahteraan rakyatnya.

Namun, nasib berkata lain. Tidak lama setelah lamaran diterima, Putri Tadampalik menderita penyakit kulit yang aneh. Tubuhnya mengeluarkan cairan kental yang berbau tidak sedap, dan semua tabib istana tidak mampu menyembuhkannya. Para tabib bahkan menyatakan penyakit tersebut menular, sehingga Datu Luwu terpaksa mengasingkan putrinya demi melindungi rakyatnya dari wabah. Meski berat, Putri Tadampalik patuh pada keputusan ayahnya dan setuju untuk diasingkan. Sebelum berangkat, ayahnya memberinya sebilah keris sebagai tanda bahwa ia tidak pernah membuang anaknya.

Baca Juga: Kisah Rahmat, Santri Asal Sulsel Peraih 11 Beasiswa dari Kampus Top Luar Negeri

Setelah berbulan-bulan berlayar tanpa tujuan yang pasti, Putri Tadampalik dan pengawalnya akhirnya menemukan sebuah daratan subur yang dipenuhi pepohonan rindang. Mereka memutuskan untuk menetap di tempat itu dan menamainya Wajo, setelah menemukan buah Wajo di sana. Di tempat ini, Putri Tadampalik dan pengawalnya memulai kehidupan baru dengan penuh semangat dan ketekunan.

Suatu hari, saat Putri Tadampalik duduk di tepi danau, seekor kerbau putih mendekatinya dan mulai menjilati kulitnya. Awalnya ia ingin mengusir kerbau itu, namun hewan tersebut tampak jinak dan terus menjilatinya. Ajaibnya, bekas jilatan kerbau putih itu perlahan-lahan menyembuhkan luka di tubuhnya. Kulit Putri Tadampalik kembali halus dan bersih seperti sediakala. Putri Tadampalik sangat bersyukur dan sebagai bentuk penghargaan kepada kerbau putih itu, ia memerintahkan agar tidak ada yang boleh menyembelih atau memakan kerbau putih di Wajo. Tradisi ini masih dipegang teguh oleh masyarakat Wajo hingga kini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Terbaru di GTV Legenda...
Terbaru di GTV 'Legenda AI Nusantara', Menghidupkan Cerita Rakyat Lewat Keajaiban Visual AI Terkini!
Perindo Bakal Lantik...
Perindo Bakal Lantik Tokoh Daerah yang Punya Rekam Jejak dan Jadi Corong Aspirasi Masyakat Sulsel
Rekomendasi
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved