Alasan Balai Besar Karantina Musnahkan Oleh-oleh Penumpang di Bandara Kualanamu

Kamis, 04 April 2024 - 17:23 WIB
loading...
Alasan Balai Besar Karantina...
Balai Besar Karantina Sumatera Utara memusnahkan berbagai jenis barang bawaan penumpang asal luar negeri yang masuk melalui Bandara Internasional Kualanamu. Foto/Ist
A A A
DELISERDANG - Balai Besar Karantina Sumatera Utara memusnahkan berbagai jenis barang bawaan penumpang asal luar negeri yang masuk melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang , Sumatera Utara. Barang-barang tersebut dimusnahkan karena tidak dilengkapi persyaratan karantina.

Komoditas yang dimusnahkan antara lain olahan daging, telur, daging mentah, ikan segar, kerupuk ikan, biji kopi, lidi, biji pinang, dan berbagai produk lainnya. Barang-barang tersebut merupakan oleh-oleh yang dibawa para penumpang pesawat, namun karena merupakan produk hewan, ikan, dan tumbuhan, harusnya dilengkapi dokumen karantina dari negara asal.

"Pemilik komoditas yang tidak memiliki dokumen karantina diberikan waktu tiga hari untuk melengkapinya. Jika tidak, maka komoditas tersebut akan dimusnahkan," kata Plt. Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumatera Utara), N. Prayitno Ginting.

Baca Juga: Bandara Kualanamu Layani 399.000 Penumpang Selama Libur Nataru

Langkah pemusnahan ini dilakukan sesuai dengan Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan. Tujuannya untuk melindungi sumber daya alam hayati Indonesia terhadap risiko masuk dan tersebarnya hama penyakit, serta pangan dan pakan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan keamanan.

Selain memusnahkan barang bawaan penumpang, Karantina Sumatera Utara juga memusnahkan berbagai sampel laboratorium seperti sisa uji bahan pakan, serum, agar, mikrotube, gandum, kedelai, cabai kering, dan lain-lain.

"Kami terus mengedukasi masyarakat yang datang dari luar negeri atau antar-area untuk memenuhi persyaratan karantina jika membawa hewan, ikan, tumbuhan, atau produknya," pungkas Ginting.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan...
PLBN Aruk Gagalkan Penyelundupan Daging Kelelawar Berisiko Penyakit Zoonosis
5 Rekomendasi Oleh-Oleh...
5 Rekomendasi Oleh-Oleh dari Singapura yang Wajib Dibawa Pulang
Bea Cukai Madura Bersama...
Bea Cukai Madura Bersama Balai Karantina Jatim Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan
6 Nelayan Kapal Srimaryana...
6 Nelayan Kapal Srimaryana Tewas Keracunan saat Berlayar di Perairan Tanjung Sekong
Penyelundupan 80.000...
Penyelundupan 80.000 Ekor Benih Lobster ke Malaysia di Bandara YIA Digagalkan
Balai Karantina NTT...
Balai Karantina NTT Gagalkan Penyelundupan Ratusan Kilogram Sosis Ayam Ilegal dari Timor Leste
10 Pilihan Oleh-Oleh...
10 Pilihan Oleh-Oleh Khas Medan yang Layak Dibawa Pulang!
Layanan Kargo Haji Pos...
Layanan Kargo Haji Pos Indonesia Catat Rekor Lebih 4.822 Koli
5 Oleh-oleh Khas Cianjur...
5 Oleh-oleh Khas Cianjur yang Wajib Dibawa saat Arus Balik Mudik Lebaran
Rekomendasi
Kasus DBD Anak Meningkat...
Kasus DBD Anak Meningkat saat El Nino, Ini Gejala yang Wajib Diwaspadai
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved