2 Santri Ponpes di Tebo Jambi Siksa Adik Kelas hingga Tewas, Gegara Ditagih Utang Rp10.000

Sabtu, 23 Maret 2024 - 19:24 WIB
loading...
2 Santri Ponpes di Tebo...
Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus kematian santri Ponpes Raudhatul Mujawwidin di Kabupaten Tebo, Jambi. Foto/Nanang Fahrurozi
A A A
TEBO - Kepolisian menggelar rekonstruksi kasus kematian santri Ponpes Raudhatul Mujawwidin di Kabupaten Tebo, Jambi. Dari rekonstruksi kepolisian mendapatkan fakta terang penyebab kematian santri bernama Airul Harahap (13).

Rekonstruksi dilakukan Jumat (22/3/2024) di atas Asrama tempat penjemuran kain Ponpes Raudhatul Mujawwidin yang juga jadi kantor Utama Ponpes tersebut. Dari penyidikan dan olah TKP, kepolisian menyimpulkan korban Airul Harahap meninggal akibat dianiaya dua kakak kelasnya menggunakan benda tumpul.

Kejadian bermula pada 4 Oktober 2023 pukul 14.50 WIB atas dasar sakit hati akibat ditagih utang Rp10.000. Ketika ditagih utang, pelaku yang sedang main bola langsung menendang tubuh korban hingga tersungkur.

Baca juga; Polda Jambi Bongkar Kasus Kematian Santri di Tebo, 2 Tersangka Diamankan

Pada hari berikutnya kedua santri mulai merencanakan niat penganiayaan untuk meminta santri lainnya agar membawa korban Airul Harahap naik ke atas atap Ponpes Raudhatul Mujawwidin. Korban Airul Harap mengikuti permintaan rekan satu asramanya itu.

Sesampainya di atas pelaku A yang menunggu terlebih dulu di atas langsung memukul kepala korban dengan kayu hingga tersungkur ke lantai. Setelah tersungkur leher korban di injak sampai tak bergerak.

Takut disangka membunuh akhirnya terduga pelaku berinisiatif membuat drama kalau korban mati tersengat arus listrik dengan meletakan tubuh korban yang sudah meninggal itu di atas besi hingga disangkutkan ke kabel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Rekomendasi
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Trump Beri Tahu Kongres:...
Trump Beri Tahu Kongres: AS dan Iran Resmi Perang Lagi!
KPK Diminta Supervisi...
KPK Diminta Supervisi Kasus Dugaan Korupsi Mantan Jampidsus demi Integritas Penegakan Hukum
Berita Terkini
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved