Diduga Dianiaya Selingkuhan Ibunya, Balita di Sleman Meregang Nyawa

loading...
Diduga Dianiaya Selingkuhan Ibunya, Balita di Sleman Meregang Nyawa
Tampak Polisi saat melakukan olah TKP penganiayaan terhadap Balita yang diduga dilakukan selingkuhan ibunya. SINDOnews/Priyo
SLEMAN - Nasib tragis dialami Balita AF (4,5), warga Minggir 3, Sedangagung, Minggir, Sleman. Bocah tak berdisa itu meninggal dengan sejumlah luka ditubuhnya akibat penganiayaan,Sabtu (8/8/2020) malam.

Pelaku penganiyaan bocah malang tersebut diduga selingkuhan ibunya sendiri. Kasus ini sekarang sedang ditangani Polsek Minggir dan Polres Sleman.

Dari informasi ibu korban, AM (25) yang masih memiliki suami dan dua orang anak itu. Sudah tiga bulan dirinya tinggal di rumah kontrakan dusun Minggir 3, Sedangagung, Minggir, Sleman bersama seorang lelaki JR (26) yang masih bujangan.

"Kasus ini masih dalam penyelidikan," kata Kapolsek Minggir AKP Polres Sleman Made Wira Suhendra SIK , Selasa (11/8/2020).

Made mengatakan, setelah AF meninggal awalnya sang ibu meminta anaknya dimakamnya di Caturharjo. Namun di wilayah tersebut justru mendapat penolakan dari warga setempat, ibu korban lantas memberitahukan pada suaminya.



"Karena saat melihat jenazah anaknya, ada hal-hal yang tidak wajar. Ditemukan beberapa luka di bagian tubuh anaknya itu. Ayah AF melaporkan hal ini ke kepolisian," paparnya. (Baca: Kemarau, 15 Desa di Lereng Gunung Slamet Krisis Air).

Petugas menindaklanjuti laporan itu dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan orang-orang yang mengetahui dengan peristiwa tersebut serta melakukan pra rekonstruksi, Senin (10/8/2020).

Pra rekontruksi ini untuk mengetahui kronologis dari awal sampai akhir, sesuai keterangan saksi. "Namun kami belum bisa menyampaikan secara gamblang peristiwa dugaan penganiayaan itu. Ini masih proses olah TKP dan pendalaman," terangnya.



Menurut Made, karena masih melakukan pemeriksaan saat ini belum ada tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan ini. Status JR sendiri masih sebatas saksi.

Selain itu apa motif terduga melakukan penganiayaan juga belum mengetahuinya. "Kita masih dalami motif terduga pelaku melakukan penganiayaan. Nanti hasilnya akan disampaikan tim Polres," pungkasnya.
(nag)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top