Wanita Ini Babak Belur Dikeroyok Tetangga saat Asyik Nonton Kampanye
Kamis, 07 Desember 2023 - 15:43 WIB
loading...
Rika Febri Sulistiana (24), seorang wanita warga Alang-alang Lebar, Kota Palembang, melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, karena menjadi korban pengeroyokan saat menghadiri acara kampanye. Foto/MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Rika Febri Sulistiana (24), seorang wanita warga Alang-alang Lebar, Kota Palembang, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Laporan ini, terkait aksi pengeroyokan yang dialaminya saat menonton kampanye.
Baca juga: Brutal! Prajurit TNI Berseragam Loreng Dihajar Pemabuk Beramai-ramai di Grobogan
Pengeroyokan yang membuatnya babak belur tersebut, terjadi di acara kampanye yang digelar di Lorong Kota Baru, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang. Diduga, pengeroyokan dilakukan terlapor bernama Hellen, dibantu kedua anaknya Adon, dan Yati.
Rika menuturkan, kejadian pengeroyokan bermula saat dirinya menghadiri acara kampanye, dan ada pengunjung lain kehilangan dompet. Saat itu, korban spontan mengatakan kalau melihat terlapor pulang ke rumahnya. Mendengar itu, terlapor bersumpah tidak mengambil dompet, bahkan tidak pergi dari tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Parah! Wanita Pejabat Lapas Tanjungpinang Tertangkap Jual Sabu Bersama Anak
Diduga tidak senang perkataan korban, terlapor mendatangi rumah korban dan melakukan pengeroyokan secara bersama-sama. "Awalnya ada orang yang kehilangan dompet, ada juga yang melihat kalau terlapor ini yang mengambil dompetnya. Dan terlapor tidak mengaku bahkan mengatakan dirinya tidak keluar dari rumah (TKP)," ujar Rika, Kamis (7/12/2023).
Baca juga: Brutal! Prajurit TNI Berseragam Loreng Dihajar Pemabuk Beramai-ramai di Grobogan
Pengeroyokan yang membuatnya babak belur tersebut, terjadi di acara kampanye yang digelar di Lorong Kota Baru, Kelurahan Srijaya, Kecamatan Alang-alang Lebar, Kota Palembang. Diduga, pengeroyokan dilakukan terlapor bernama Hellen, dibantu kedua anaknya Adon, dan Yati.
Rika menuturkan, kejadian pengeroyokan bermula saat dirinya menghadiri acara kampanye, dan ada pengunjung lain kehilangan dompet. Saat itu, korban spontan mengatakan kalau melihat terlapor pulang ke rumahnya. Mendengar itu, terlapor bersumpah tidak mengambil dompet, bahkan tidak pergi dari tempat kejadian perkara (TKP).
Baca juga: Parah! Wanita Pejabat Lapas Tanjungpinang Tertangkap Jual Sabu Bersama Anak
Diduga tidak senang perkataan korban, terlapor mendatangi rumah korban dan melakukan pengeroyokan secara bersama-sama. "Awalnya ada orang yang kehilangan dompet, ada juga yang melihat kalau terlapor ini yang mengambil dompetnya. Dan terlapor tidak mengaku bahkan mengatakan dirinya tidak keluar dari rumah (TKP)," ujar Rika, Kamis (7/12/2023).
Lihat Juga :