Aniaya Istri, Warga Prambanan Terancam Tiga Tahun Bui
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 07:12 WIB
loading...
Warga Randusari, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, berinisial BA (40) ditangkap polisi usai lakukan KDRT. Foto/Ilustrasi
A
A
A
SLEMAN - Warga Randusari, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, berinisial BA (40) harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah melakukan kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ), yaitu menganiaya istrinya L (28).
(Baca juga: 3 Jenazah Dari 4 Korban Tenggelam di Musi Banyuasin Dievakuasi )
Penganiayaan terjadi di tempat usahanya yang ada di Jalan Prambanan-Piyungan, Randusari, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, akhir pekan lalu. Kasus ini sekarang ditangani Polsek Prambanan.
Kapolsek Prambanan, AKP Rubiyanto mengatakan, kejadian itu berawal saat L istri BA mendatangi tempat usaha suaminya di Jalan Prambanan-Piyungan, Randusari, Bokoharjo, Prambanan. Kedatangagnya untuk menyelesaikan permasalahan keluarga.
Namun, bukanya datang dengan cara baik-baik, tetapi sambil marah-marah. Sehingga terjadi keributan . BA yang emosi langsung mendorong L dan menjabak rambutnya hingga terjatuh. Mendapat perlakukan itu L tidak terima dan melaporkan tindakan suaminya ke Polsek Prambanan.
(Baca juga: 3 Jenazah Dari 4 Korban Tenggelam di Musi Banyuasin Dievakuasi )
Penganiayaan terjadi di tempat usahanya yang ada di Jalan Prambanan-Piyungan, Randusari, Bokoharjo, Prambanan, Kabupaten Sleman, akhir pekan lalu. Kasus ini sekarang ditangani Polsek Prambanan.
Kapolsek Prambanan, AKP Rubiyanto mengatakan, kejadian itu berawal saat L istri BA mendatangi tempat usaha suaminya di Jalan Prambanan-Piyungan, Randusari, Bokoharjo, Prambanan. Kedatangagnya untuk menyelesaikan permasalahan keluarga.
Namun, bukanya datang dengan cara baik-baik, tetapi sambil marah-marah. Sehingga terjadi keributan . BA yang emosi langsung mendorong L dan menjabak rambutnya hingga terjatuh. Mendapat perlakukan itu L tidak terima dan melaporkan tindakan suaminya ke Polsek Prambanan.
Lihat Juga :