Soal Prank Donatur ke Panti Asuhan Elnuza di Muba, Ini Penjelasannya
Selasa, 31 Oktober 2023 - 12:42 WIB
loading...
Pihak donatur yang dituding melakukan prank bantuan kepada Panti Asuhan Elnuza. Foto/MPI/Dede Febriansyah
A
A
A
MUBA - PT Anta Boga Cemerlang sebagai pihak donatur yang dituding melakukan prank bantuan kepada Panti Asuhan Elnuza yang berada di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan beberapa waktu lalu akhirnya buka suara.
Ray Wilson Imanuel, selaku sales area manager PT Anta Boga Cemerlang wilayah Muba membantah telah melakukan prank atau formalitas memberikan bantuan pada Panti Asuhan Elnuza tersebut.
Baca Juga: Reaksi Risma Tanggapi Kasus Prank Sumbangan Rp2 Triliun
”Sebelum foto bantuan itu viral, kami sebelumnya sudah datang terlebih dulu ke Panti Asuhan Elnuza dan membawa bantuan berupa snack sebanyak 15 karton,” ujar Ray Wilson kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Namun, saat bantuan telah diberikan pihaknya lupa melakukan dokumentasi foto, sehingga pihaknya pun kembai ke panti asuhan untuk mengambil dokumentasi sebagai bukti menyerahkan bantuan.
”Pada waktu pengambilan dokumentasi usai memberi bantuan ada kesalahan, dan berkas penyerahan yang ditandatangani kurang, jadi kami kembali lagi. Kebetulan yang waktu memberikan bantuan itu adalah saya, ada snack Macito 15 karton kami berikan,” jelasnya.
Baca Juga: Dalang Prank Kecelakaan di Kalimalang Bekasi Menyerahkan Diri
Ray Wilson Imanuel, selaku sales area manager PT Anta Boga Cemerlang wilayah Muba membantah telah melakukan prank atau formalitas memberikan bantuan pada Panti Asuhan Elnuza tersebut.
Baca Juga: Reaksi Risma Tanggapi Kasus Prank Sumbangan Rp2 Triliun
”Sebelum foto bantuan itu viral, kami sebelumnya sudah datang terlebih dulu ke Panti Asuhan Elnuza dan membawa bantuan berupa snack sebanyak 15 karton,” ujar Ray Wilson kepada wartawan, Selasa (31/10/2023).
Namun, saat bantuan telah diberikan pihaknya lupa melakukan dokumentasi foto, sehingga pihaknya pun kembai ke panti asuhan untuk mengambil dokumentasi sebagai bukti menyerahkan bantuan.
”Pada waktu pengambilan dokumentasi usai memberi bantuan ada kesalahan, dan berkas penyerahan yang ditandatangani kurang, jadi kami kembali lagi. Kebetulan yang waktu memberikan bantuan itu adalah saya, ada snack Macito 15 karton kami berikan,” jelasnya.
Baca Juga: Dalang Prank Kecelakaan di Kalimalang Bekasi Menyerahkan Diri
Lihat Juga :