Modus Pijat Plus Plus, Mucikari Ini Jalankan Prostitusi Online di Gejayan

Selasa, 04 Agustus 2020 - 15:21 WIB
loading...
Modus Pijat Plus Plus,...
Petugas menunjukkan tersangka SF (23) dan barang bukti prostitusi online. Foto/SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
SLEMAN - Prostitusi online di Yogyakarta terus bermunculan. Seperti yang dilakukan SF (23) warga Panjatan, Kulonprogo yang menjadi mucikari prostitusi online di wilayah Gejayan, Sleman, DIY. Perempuan ini harus mendekam di sel tahanan Mapolres Sleman usai ditangkap polisi.

Kanit Reskrim Polres Sleman Deni Irwansyah mengungkapkan, terungkapnya kasus ini berawal saat petugas melakukan operasi Pekat Progo 2020 dan mendapatkan informasi ada praktek prostitusi online di hotel daerah Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman. Petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Dari data yang dikumpulkan diketahui prostitusi itu dikendalikan oleh mucikari SF. (Baca juga: Kasus Fetish Kain Jarik, FIB Unair Rekomendasi Sanksi ke Gilang)

"Petugas kemudian mengamankan SF di hotel kawasan Gejayan, Condongcatur Depok dan membawanya ke Mapolres Sleman," kata Deni Irwasnyah saat pengungkapkan kasus di Mapolres Sleman, Selasa (4/8/2020). Petugas juga mengamankan lima ponsel dan alat kontrasepsi yang digunakan untuk sarana kegiatan tersebut serta uang Rp2,5 juta hasil transaksi sebagai barang bukti (BB). (Baca juga: Eks Lokalisasi Km 12 Buka Lagi, 27 Pria Hidung Belang dan PSK Diamankan)

Dari hasil pemeriksaan, modus SF dalam merekrut para wanita dengan modus menawarkan lowongan pekerjaan di media sosial (medsos). Bagi yang berminat diminta datang ke hotel di daerah Gejayan. Hingga akhirnya ada empat wanita yang tertarik dengan tawaran itu. Namun setelah sampai di hotel pekerjaaan yang ditawarkan adalah pijat plus-plus dan melayani tamu di hotel. (Baca juga: Gagak Hitam Bongkar Sindikat Narkoba, 7 Warga Diringkus)

Meski begitu, dengan alasan ekonomi para wanita itu tidak menolak tawaran pekerjaan dari SF. Apalagi mereka juga difasilitasi handphone dan tempat tinggal. “Empat perempuan rata-rata usianya dibawah 24 tahun, bahkan satu orang masih di bawah umur, yakni 16 tahun. Mereka dari wilayah DIY dan sudah tidak sekolah,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Sang Suami Dijadikan...
Sang Suami Dijadikan Tersangka Kasus Penjambret Tewas di Sleman, Istri Minta Keadilan
3 Tewas Akibat Kecelakaan...
3 Tewas Akibat Kecelakaan KA Bangunkarta Tabrak Mobil dan Motor di Prambanan Sleman
Suami Bejat, Terbukti...
Suami Bejat, Terbukti Bantu 120 Pria Beli Layanan Seks Istrinya
Kejari Sleman Minta...
Kejari Sleman Minta Maaf dan Siap Hentikan Perkara Hogi Minaya
Kasat Lantas Polresta...
Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved