alexametrics

Bus Primajasa Hangus Terbakar di Tol Cikampek

loading...
Bus Primajasa Hangus Terbakar di Tol Cikampek
Bus Primajasa jurusan Jakarta-Tasikmalaya terbakar di ruas tol Jakarta-Cikampek Km 42 arah Jakarta, Rabu (8/3/2017) siang.Koran SINDO/Nila Kusuma
A+ A-
KARAWANG - Bus Primajasa jurusan Jakarta-Tasikmalaya terbakar di ruas tol Jakarta-Cikampek Km 42 arah Jakarta, Rabu (8/3/2017) siang. Kebakaran diduga berasal dari percikan api di ruang mesin akibat hubungan pendek arus listrik pada AC bus.

Menurut pengakuan sopir bus, Rahmat, percikan api tiba-tiba muncul dari ruang mesin saat melintas tol Jakarta-Cikampek tepatnya di Km 42. “Saya kaget melihat percikan api dan langsung menepikan bus ke bahu jalan. Setelah bus berhenti seluruh penumpang berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri,” kata Rahmat warga Jalan Hanura Cikiara No 48, Desa Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya.

Bus Primajasa Hangus Terbakar di Tol Cikampek

Tak lama berselang, percikan api berubah menjadi kobaran yang menjalar ke seluruh badan bus bernomor polisi B 7279 ZX. Bahkan, para pengendara di belakang bus yang terbakar itu tidak berani melintasi bus tersebut karena takut api yang berkobar menyambar kendaraannya.



Banyaknya kendaraan yang berhenti, menimbulkan kemacetan panjang pada ruas tol arah Jakarta. Kemacetan baru terurai setelah, api padam dan bus sudah dalam kondisi hangus.

Seorang saksi mata yang melihat peristiwa tersebut, Ronald mengatakan, saat kejadian dia sedang dalam perjalanan dari Cikarang menunju Karawang. "Saya kaget melihat kobaran api di seberang jalan yang saya lalui. Ternyata kobaran api itu berasal dari bus yang terbakar," katanya.

Kepolisian masih menyelidiki peristiwa kebakaran ini dan meminta keterangan sopir bus. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun ratusan kendaraan dari arah Cikampek menuju Jakarta sempat terjebak macet hingga berjam-jam.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak