Bupati Blitar Mak Rini Digeruduk Wartawan, Dituding Hidupkan Pers Gaya Orde Baru

Jum'at, 25 Agustus 2023 - 13:54 WIB
loading...
Bupati Blitar Mak Rini...
Puluhan wartawan di Blitar, berunjuk rasa dengan menggeruduk Bupati Blitar, Rini Syarifah atau Mak Rini di Pendopo Kabupaten Blitar Ronggo Hadinegoro. Foto/MPI/Solichan Arif
A A A
BLITAR - Bupati Blitar, Rini Syarifah atau Mak Rini digeruduk puluhan wartawan lintas organisasi profesi. Para wartawan ini berunjuk rasa di Pendopo Kabupaten Blitar Ronggo Hadinegoro, menggugat kebebasan pers di Kabupaten Blitar yang dinilai semakin buruk.

Baca juga: Marah Tak Ditemui Bupati Blitar, Pendemo Ricuh Coba Robohkan Pagar Kantor

Para jurnalis dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya merasa dihambat dan diintervensi, yakni terutama saat hendak mewawancarai Mak Rini. Wartawan di Blitar Raya tidak lagi bebas menyampaikan pertanyaan.



Pemkab Blitar, di bawah pemerintahan Bupati Mak Rini dinilai telah mengembalikan pers pada situasi pers orde baru. Karenanya, selain segera diakhiri, para jurnalis menuntut Bupati Blitar meminta maaf.

Baca juga: Preman Sok Jago Palak Pemilik Toko, Tak Berkutik saat Ditangkap Polisi

"Untuk doorstop saja, pertanyaan wartawan diatur oleh protokoler Pemkab Blitar. Mana yang boleh dan tidak ditanyakan," ujar April salah seorang reporter radio di Blitar Raya, Jumat (25/8/2023).

Aksi puluhan wartawan berlangsung di Pendopo Kabupaten Blitar Ronggo Hadi Negoro. Hampir seluruh pekerja media, yakni mulai jurnalis media online, radio hingga televisi, turut berunjuk rasa.

Tiba di depan pendopo, para wartawan langsung berorasi bergantian. Mereka mengenakan ikat kepala merah putih. Sejumlah wartawan membentangkan poster. Di antaranya bertuliskan "Kabupaten Blitar Darurat Kebebasan Pers", "Bupati Elit Wawancara Sulit", dan "Bupati Jangan Takut Diwawancarai Wartawan".

Baca juga: Ngeri! Telinga Bocah Pasuruan Putus Digigit Teman saat Mengaji

Korlap aksi, Asif Hasani mengatakan, sejak dilantik sebagai Bupati Blitar pada 2019, Mak Rini dinilai terus menjaga jarak dengan wartawan. Mak Rini selalu menghindari wawancara, terutama yang bersifat doorstop.

Kalaupun bisa ditemui di sebuah agenda acara, bupati hanya bersedia menerima wawancara terkait agenda acara yang ia hadiri. Di saat yang sama, petugas protokoler dan Kominfo Kabupaten Blitar, akan meminta wartawan untuk tidak menyampaikan pertanyaan di luar konteks kegiatan.

Bahkan sebelum agenda acara dimulai, mereka tidak segan mengirim pesan via aplikasi WhatsApp (WA), guna memastikan wartawan tidak bertanya di luar konteks acara. Pelarangan itu terus berlangsung hingga masa pemerintahan Bupati Blitar berumur empat tahun.

Baca juga: Pengungkapan Pembunuhan ASN Semarang Lamban, Aktivis Lintas Agama Datangi Polda Jateng

Spekulasi yang berkembang, Bupati Blitar Mak Rini diduga lemah berkomunikasi di depan publik. Karenanya ia memilih terus menghindari pertanyaan wartawan, yakni terutama di luar konteks agenda.

Apa yang diperlihatkan Bupati Blitar dan orang-orang di ring satunya itu, kata Asif adalah bentuk mundurnya kebebasan pers di Kabupaten Blitar. Bupati Blitar Mak Rini dinilai telah menghidupkan kembali gaya pers orde baru yang tertutup sekaligus membelenggu.

"Ini gaya-gaya pers orde baru yang kayaknya dicoba dihidupkan lagi. Karenanya Bupati Blitar sepatutnya meminta maaf. Sebab apa yang dilakukan bagian protokoler dan kominfo tentunya sepengetahuan bupati," tegas Asif yang merupakan jurnalis media online nasional.

Baca juga: Konyol! Pria di Bandar Lampung Dijebloskan Tahanan Gara-gara Curi Mobil Sendiri

Aksi puluhan wartawan di pendopo Kabupaten Blitar Ronggo Hadinegoro berlangsung sekitar satu jam. Bupati Mak Rini yang diharapkan berani menemui wartawan ternyata tidak berada di tempat, diduga sedang menghadiri lomba 17 Agustusan ASN (Aparatur Sipil Negara).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Blitar, Herman Widodo mengatakan, Pemkab Blitar tidak ada niat menghalangi tugas wartawan. Sebab tugas seorang jurnalis telah dijamin oleh undang-undang pers.

Kendati demikian, ke depan pihaknya akan berusaha lebih baik lagi. "Tidak ada niat menghalang-halangi wartawan karena sudah dijamin undang-undang. Ke depan kami akan berusaha untuk lebih baik lagi," ujarnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sempat Ditutup Imbas...
Sempat Ditutup Imbas Ada Unjuk Rasa, Jalan Medan Merdeka Selatan Dibuka Kembali
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
Rekomendasi
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved