Detik-detik Demonstrasi di Semarang Ricuh, Seorang Polisi Terluka Akibat Tombak
Senin, 26 Agustus 2024 - 21:51 WIB
loading...
Aksi demonstrasi yang digelar oleh ribuan mahasiswa dan pelajar SMK/STM di Kota Semarang pada Senin (26/8/2024) berubah menjadi bentrokan sengit antara massa dan aparat keamanan. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Aksi demonstrasi yang digelar oleh ribuan mahasiswa dan pelajar SMK/STM di Kota Semarang pada Senin (26/8/2024) berubah menjadi bentrokan sengit antara massa dan aparat keamanan. Unjuk rasa yang awalnya berlangsung di depan Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, ini berujung pada kekacauan yang membuat sebagian pengunjuk rasa berlarian hingga masuk ke dalam Mal Paragon yang berada tidak jauh dari lokasi aksi.
Kericuhan mulai terjadi pada sore hari, ketika massa mulai berkumpul di kompleks Balai Kota Semarang. Sebelumnya, aparat kepolisian telah berjaga di sekitar Gedung DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, dengan pengamanan ketat, termasuk pemasangan kawat berduri di sekitar bundaran Taman Indonesia Kaya (TIK). Lokasi tersebut sebelumnya rusak akibat aksi demonstrasi pada pekan lalu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, mengungkapkan bahwa dalam bentrokan tersebut, Wakasat Intel Polrestabes Semarang terluka setelah terkena tombak di pipi kanannya. "Kami masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban lainnya, baik dari pihak petugas maupun dari kalangan mahasiswa. Kami berharap tidak ada korban serius selain Wakasat Intel," ungkap Irwan.
Baca Juga: Demonstrasi di Semarang Ricuh, Massa Berlarian hingga Masuk Mal Paragon
Aksi yang awalnya direncanakan berlangsung di Jalan Pahlawan, berubah arah dan bergerak ke Jalan Pemuda, tepat di depan Balai Kota Semarang. Sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah massa semakin bertambah dengan kehadiran pelajar SMK/STM yang membuat situasi semakin memanas. Para demonstran mulai melakukan aksi anarkis dengan merusak dan melemparkan pot bunga ke arah aparat, serta menggunakan bambu sebagai senjata.
Kericuhan mulai terjadi pada sore hari, ketika massa mulai berkumpul di kompleks Balai Kota Semarang. Sebelumnya, aparat kepolisian telah berjaga di sekitar Gedung DPRD Jawa Tengah, Jalan Pahlawan, dengan pengamanan ketat, termasuk pemasangan kawat berduri di sekitar bundaran Taman Indonesia Kaya (TIK). Lokasi tersebut sebelumnya rusak akibat aksi demonstrasi pada pekan lalu.
Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, mengungkapkan bahwa dalam bentrokan tersebut, Wakasat Intel Polrestabes Semarang terluka setelah terkena tombak di pipi kanannya. "Kami masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban lainnya, baik dari pihak petugas maupun dari kalangan mahasiswa. Kami berharap tidak ada korban serius selain Wakasat Intel," ungkap Irwan.
Baca Juga: Demonstrasi di Semarang Ricuh, Massa Berlarian hingga Masuk Mal Paragon
Aksi yang awalnya direncanakan berlangsung di Jalan Pahlawan, berubah arah dan bergerak ke Jalan Pemuda, tepat di depan Balai Kota Semarang. Sekitar pukul 18.00 WIB, jumlah massa semakin bertambah dengan kehadiran pelajar SMK/STM yang membuat situasi semakin memanas. Para demonstran mulai melakukan aksi anarkis dengan merusak dan melemparkan pot bunga ke arah aparat, serta menggunakan bambu sebagai senjata.
Lihat Juga :