alexametrics

Mayat Wanita di Kuburan China ternyata di Bunuh Suami Siri, Ini Motifnya

loading...
Mayat Wanita di Kuburan China ternyata di Bunuh Suami Siri, Ini Motifnya
Kasus penemuan mayat perempuan di dalam sumur kompleks kuburan China, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.iNews TV/Uun
A+ A-
MEMPAWAH - Kasus penemuan mayat perempuan di dalam sumur kompleks kuburan China, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu akhirnya terungkap.

Mayat yang diketahui bernama Nurmila, warga Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya ini merupakan korban pembunuhan dengan pelaku Mur alias Adi yang merupakan suami siri korban.

Pelaku berhasil ditangkap anggota Satreskrim Polres Mempawah, Rabu (29/7/2020) malam. Kasus ini mulai terungkap saat penyidik berhasil mengetahui identitas korban. Dari situlah dilakukan pengembangan dengan hasil visum yang terdapat luka di bagian kepala Nurmila.

Sehingga dalam pengembangan selanjutnya, terdapat petunjuk mengarah ke pelaku yang dicurigai merupakan orang dekat korban.



Dari hasil penelusuran, Tim Reskrim Polres Mempawah dan Polsek Siantan akhirnya mengamankan terduga pelaku bernama Mur alias Adi. (Baca: Warga Mempawah Geger, Ada Mayat Wanita Dibuang di Makam China).

Di hadapan polisi, pelaku mengaku telah membunuh Nurmila dan alasan atau motif sementara karena pelaku kesal dimintai uang oleh korban sebesar Rp 5 juta. Namun saat ini polisi masih mendalami motif tersebut. "Menurut pengakuan pelaku, dirinya kesal karena dimintai uang Rp 5 juta oleh korban. Namun kita masih dalami semuanya," ujar AKBP Tulus Sinaga, Kapolres Mempawah.



Saat olah tempat kejadian perkara, polisi mengamankan barang bukti berupa pakaian korban. Ranting pohon yang digunakan untuk menahan mayat di dalam sumur, dan 13 karung pasir di dalam sumur.
(nag)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak