Soal Kasus Kekerasan Seksual di Bali, Grab Kerahkan Satgas dan Dampingi Korban
Kamis, 10 Agustus 2023 - 12:41 WIB
loading...
Grab Indonesia mengecam keras kasus kekeresan seksual yang menimpa penumpang ojol asal Brazil di Bali. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BALI - Aksi dugaan pemerkosaan terhadap penumpang ojol WNA asal Brazil yang terjadi di Bali di hari Minggu lalu mendapatkan titik terang. Pada Selasa malam, 8 Agustus 2023, pihak Kapolresta Denpasar berhasil meringkus tersangka di Pasuruan, Jawa Timur.
Menanggapi kasus yang melibatkan drivernya, Grab mengecam aksi tak bermoral ini.
“Grab mengecam keras. Jika ada pengemudi atau mitra yang melanggar dua hal itu, maka merupakan pelanggaran berat terhadap komitmen perusahaan dan kode etik Mitra Pengemudi,” ujar Mayang Schreiber, Chief Communications Officer Grab Indonesia, Kamis (10/8/2023).
Serius menindaklanjuti kasus ini, Grab langsung mengaktifkan investigasi internal dan mendampingi korban. ”Setelah menerima laporan mengenai insiden kepada seorang penumpang pada 6 Agustus 2023 di Bali, kami langsung mengambil langkah-langkah,” tuturnya.
Baca Juga: Grab dan Astra Motor Sulawesi Selatan Luncurkan Program Grab #Cari_Aman
Langkah-langkah itu yakni, menghubungi penumpang dan menyiagakan personel khusus untuk membantu komunikasi dan perlindungan keselamatan selama investigasi berlangsung.
Menanggapi kasus yang melibatkan drivernya, Grab mengecam aksi tak bermoral ini.
“Grab mengecam keras. Jika ada pengemudi atau mitra yang melanggar dua hal itu, maka merupakan pelanggaran berat terhadap komitmen perusahaan dan kode etik Mitra Pengemudi,” ujar Mayang Schreiber, Chief Communications Officer Grab Indonesia, Kamis (10/8/2023).
Serius menindaklanjuti kasus ini, Grab langsung mengaktifkan investigasi internal dan mendampingi korban. ”Setelah menerima laporan mengenai insiden kepada seorang penumpang pada 6 Agustus 2023 di Bali, kami langsung mengambil langkah-langkah,” tuturnya.
Baca Juga: Grab dan Astra Motor Sulawesi Selatan Luncurkan Program Grab #Cari_Aman
Langkah-langkah itu yakni, menghubungi penumpang dan menyiagakan personel khusus untuk membantu komunikasi dan perlindungan keselamatan selama investigasi berlangsung.
Lihat Juga :