Loji Gandrung, Perjalanan Sejarah dan Simbol Kekuasaan di Solo (Bagian-1)

Jum'at, 24 Juli 2020 - 05:17 WIB
loading...
Loji Gandrung, Perjalanan...
Patung Jenderal Gatot Subroto di depan rumah dinas Wali Kota Solo yang dikenal dengan nama Loji Gandrung. Foto/SINDOnews/Ary Wahyu Wibowo
A A A
Rumah Dinas Wali Kota Solo yang dikenal dengan nama Loji Gandrung menjadi salah satu perhatian publik menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solo pada 9 Desember 2020 mendatang. Pemimpin baru Kota Solo bakal hadir dan menempati Loji Gandrung setelah perhelatan Pilkada tuntas dilaksanakan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat masih menjadi Wali Kota Solo selama 2 periode (2005-2010 dan 2010-2012) pernah berkantor dan tinggal di Loji Gandrung. Dilanjutkan Wali Kota Solo berikutnya FX Hadi Rudyatmo (2012-2015 dan 2015-2020). Putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang mencalonkan diri menjadi Wali Kota Solo (2020-2025) juga bakal berkantor dan tinggal di Loji Gandrung jika menang di Pilkada Kota Solo 2020. (Baca juga: Pilwalkot Solo, PDIP Akhirnya Pilih Anak Jokowi)
Loji Gandrung, Perjalanan Sejarah dan Simbol Kekuasaan di Solo (Bagian-1)

Menurut buku Keraton dan Kumpeni, Pemerintah Belanda pada tahun 1830 membangun rumah dinas dan taman di Kleco. Pada tahun 1872, Pemerintah Belanda mendirikan Loji di Sala (Solo). Bangunan (Loji Gandrung) dibangun oleh pedagang Belanda yang kaya. Setelah itu, dibeli oleh Residen dan kemudian diberi nama Loji Gandrung.

Tentang arsitektur dari buku profil arsitektur Belanda tahun 1920-an, Loji Gandrung tidak disebut. Tapi bentuk dan ragam hasil karya gedung yang lain, bisa membantu melacak sejarahnya. Kemungkinan jika bukan Thomas Karsten, arsitekturnya sama dengan gedung Bank Indonesia, yakni Biro Ed Cuypres and Hulswit. (Baca juga: PDIP Pilih Gibran, Achmad Purnomo Babat Kumis dan Jenggotnya)

Loji Gandrung dari depan, nampak patung Jenderal Gatot Subroto. Sebagai peringatan akan peristiwa saat Jenderal Gatot Subroto menumpas pemberontakan PKI/Muso dari Loji pada 18 September 1948. Fungsi Loji Gandrung sampai saat ini masih utuh. Pada zaman kolonial, Loji ini digunakan sebagai tempat kediaman pejabat Pemerintah Belanda.
Loji Gandrung, Perjalanan Sejarah dan Simbol Kekuasaan di Solo (Bagian-1)

Dan pada masa sekarang digunakan sebagai tempat kediaman Wali Kota Solo. Peralihan itu sejak kemerdekaan RI. Loji Gandrung terdiri dari empat bangunan. “Bagian utama digunakan untuk ruang kerja Wali Kota, ruang rapat, dan ruang untuk menerima tamu,” ungkap Sriyani, petugas rumah tangga Loji Gandrung. Pada bangunan utama juga terdapat kamar yang dulunya pernah dipakai Presiden Sukarno. (Baca juga: Rekomendasi PDIP untuk Gibran, Rudy: Kalau Kecewa, Ya Kecewa)

Sedangkan di bagian sayap sisi barat, terdapat bangunan yang kini dipergunakan untuk ruang ajudan Wali Kota, dan pegawai rumah tangga. Sedangkan bangunan di sayap sisi timur, merupakan kamar yang dipakai untuk keluarga wali kota. Sementara, di bagian belakang terdapat bangunan Joglo Loji Gandrung. Tempat ini biasa digunakan untuk acara acara kedinasan wali kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Mahasiswa UBK Desak...
Mahasiswa UBK Desak Pengurus BEM yang Bertemu Gibran Mundur dari Jabatan karena Diduga Terima Uang
Rekomendasi
Iskandar Zulkarnain...
Iskandar Zulkarnain Tawarkan Model Hukum Baru Hubungan Kerja Dokter-Rumah Sakit yang Adaptif
Rapor Merah Lionel Messi...
Rapor Merah Lionel Messi saat Jadi Algojo Penalti
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved