Gerebek Rumah Bujang, Warga Temukan Ribuan Baju Dalam Wanita

Kamis, 23 Juli 2020 - 15:09 WIB
loading...
Gerebek Rumah Bujang,...
Tumpukan pakaian dalam wanita saat diamankan di kantor Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng). Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan
A A A
KOTA WARINGIN - Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) gempar. Warga setempat, khususnya perempuan mengaku sering kehilangan pakaian dalam.

Warga yang resah akhirnya melaporkan kejadian ini ke kantor desa setempat pada Rabu (22/7/2020) kemarin. Ada dugaan, baju dalam mereka hilang dicuri oleh ST, 45, warga RT 8, Desa Natai Baru. (Baca juga: Biadab, Ayah Perkosa Anak Kandung hingga Hamil 4 Bulan di Bone )

Dugaan ini pun dibuktikan warga dengan menggerebek pondok tempat ST tinggal. “Nah kemarin itu warga melapor ke kantor desa, mereka meyakini ST pelaku yang sering mencuri pakaian wanita sampai baju dalaman. Warga yang tidak sabar langsung menggerebek pondok ST,” ujar ibu warga RT 5 yang enggan disebutkan namanya saat ditemui MNC Media Kamis (23/7/2020).

Gerebek Rumah Bujang, Warga Temukan Ribuan Baju Dalam Wanita


Warga sudah tidak sabar langsung membongkar pondok ST. Alangkah kagetnya, di tempat tinggal ST dipenuhi baju wanita mulai dari rok, hijab, daster, BH, celana dalam dan baju wanita lainnya.

Ribuan baju itu ditumpuk di lantai dan di atasnya dikasih kasur tipis sebagai tempat tidur. Seisi tempat tinggal ST dipenuhi baju wanita yang sudah ditata sedemikian rupa. “Bahkan ada dua boneka berbentuk perempuan yang dibuat ST menggunakan celana dan baju yang diisi baju baju supaya mirip dengan wanita sesungguhnya,” cerita ibu tersebut.

Namun saat penggerebekan, ST sempat kabur membawa parang dan mengancam akan membunuh jika dilaporkan ke polisi. Selanjutnya pelaku kabur ke arah kebun dan hutan desa sejak Rabu siang hingga saat ini belum tertangkap.

Sementara itu, seorang ibu warga RT 5, Desa Natai Baru, NN mengatakan, ST ini memang sudah dari dulu bahkan sudah puluhan tahun diduga sering mencuri baju wanita di desa setempat.

Hampir seluruh warga desa sudah menjadi korban aksi pencurian ST. Namun selama ini tak pernah tertangkap basah. Diduga aksinya dilakukan pada malam hari dan mengambil baju wanita yang sedang dijemur. (Baca juga: Gubernur Bali Sebut Ramuan Arak Bali Manjur Sembuhkan COVID-19 )

“Ya kalau ST ini sudah dari dulu mencuri baju wanita. Tapi setiap dilaporkan ke kantor desa ya begitu saja langsung dilepas dan mengulang lagi. Ada yang bilang dia kelainan seks, ada juga yang bilang untuk cari ilmu hitam. Ya jadi warga sini sedikit takut,” ujar ibu penjual kopi di RT 5 ini.

Sementara itu, Sukhuf Ibrahim (53) warga RT 5 yang bersedia diwawancarai MNC Media mengatakan, ST ini sudah tinggal di Desa Natai Baru puluhan tahun. ST ada sejumlah saudaranya di desa ini. Namun ST memang hidup sendiri tanpa istri dan membuat pondok di belakang rumah saudaranya.

Informasi dari sejumlah warga, ST punya kisah hidup saat masih muda pernah ditinggalkan nikah oleh pacarnya di Jawa. “Bisa jadi mungkin dia cinta dan malah ditinggal nikah dan akhirnya trauma dan menjadi kelainan seks. Kalau sama orang yang normal saja tidak gila. Bahkan dia juga tiap hari berkebun sawit. Sehat bugar dan normal. Cuma mungkin ada kelainan seks,” ujar bapak paruh baya ini.

Selama ini warga sudah cukup resah. Sebab setiap hari selalu saja ada baju wanita yang hilang. ST beraksi selalu di malam hari. Dan baju curiannya dikumpulkan di dalam pondoknya. “Pas kemarin digerebek warga, warga kaget di dalam pondok sekecil itu isinya baju dan dalaman wanita semua. Dan ada dua boneka buatannya sendiri. Saat ini ribuan baju tersebut sudah diamankan di kantor desa.”

Kepala Desa Natai Baru, Asmiyati, masih enggan memberikan informasi lebih lanjut. Ia takut jika kasus ini diekspose akan mengancam dirinya. Sebab ST sampai saat ini masih dalam pencarian aparat.

Saat dihubungi MNC Media, Kapolres Kobar AKBP Dharma Ginting melalui Wakapolres Kompol Boni Ariefianto mengatakan, tim gabungan dari Reskrim Polres Kobar dan Polsek Arsel sudah merapat ke TKP.

“Tim gabungan dari Polres dan Polsek Arsel sudah berada di Desa Natai Baru dan sedang melakukan penyelidikan dan mencari pelaku TS yang diduga kabur ke arah hutan desa,” ujar perwira melati satu ini.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Parah! Kurir Paket di...
Parah! Kurir Paket di Kobar Gelapkan Uang COD Rp5,1 Juta untuk Main Judi Slot
Tak Terima Digugat Cerai,...
Tak Terima Digugat Cerai, Pria Baruh Baya Tikam Istri 7 Kali
Nahas, Orang Utan di...
Nahas, Orang Utan di Kalteng Jadi Sasaran Tembakan Senapan Angin
Belasan Ekor Sapi di...
Belasan Ekor Sapi di Kabupaten Kobar Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku
Perempuan di Kobar Ditemukan...
Perempuan di Kobar Ditemukan Tewas di Sungai, Diduga Terpeleset saat Mancing
Keluarga Pengemis di...
Keluarga Pengemis di Kotim Miliki Mobil dan Motor, Ini Kesaksian Pol PP
Terungkap! Napi Ruslan...
Terungkap! Napi Ruslan Ternyata Kabur lewat Menara Jaga, Gunakan Beberapa Sarung Diikat
Orangutan Nyasar ke...
Orangutan Nyasar ke Permukiman Warga
Minta Sumbangan untuk...
Minta Sumbangan untuk Ponpes Sambil Mabuk, Tiga Remaja Diamankan
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Makin Brutal, Israel...
Makin Brutal, Israel Bakar Rumah-rumah Warga di Tepi Barat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved