Polres Cianjur Bongkar Praktik Perdagangan Orang Berkedok Buruh Migran
Kamis, 18 Mei 2023 - 07:58 WIB
loading...
Polres Cianjur berhasil mengungkap praktik perdagangan orang berkedok buruh migran. Terkait ini, Polres sudah menangkap dua orang tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Foto SINDOnews
A
A
A
CIANJUR - Polres Cianjur berhasil mengungkap praktik perdagangan orang berkedok buruh migran. Terkait ini, Polres sudah menangkap dua orang tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan di Mapolres Cianjur mengatakan bahwa kedua tersangka ditangkap saat merekrut warga untuk dipekerjakan di Singapura dan Arab Saudi. Kedua tersangka, yakni seorang pria berinisial DR (40) dan seorang wanita UA (35). Baca juga: 25 WNI Korban TPPO di Myanmar Dipukul hingga Disetrum Jika Tak Capai Target
“Pengungkapan kasus TPPO ini berdasarkan laporan masyarakat. Ada kecurigaan terhadap aktivitas kedua orang tersangka yang sering mendatangi warga dan membawa para wanita dengan mobil di Kampung Cikancana Kecamatan Gekbrong, Kabuoaten Cianjur,” kata Kapolres, Rabu (17/5/2023).
Dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui bahwa kedua tersangka melancarkan aksinya dengan mencari dan merekrut para korban ke kampung-kampung. Saat ini, pelakubsudah mendapatkan 4 orang korban berinisial TN, L, R dan AS asal Kampung Cikancana, Kecamatan Gekbrong, yang direkrut untuk dipekerjakan di luar negeri.
Kapolres Cianjur AKBP Aszhari Kurniawan di Mapolres Cianjur mengatakan bahwa kedua tersangka ditangkap saat merekrut warga untuk dipekerjakan di Singapura dan Arab Saudi. Kedua tersangka, yakni seorang pria berinisial DR (40) dan seorang wanita UA (35). Baca juga: 25 WNI Korban TPPO di Myanmar Dipukul hingga Disetrum Jika Tak Capai Target
“Pengungkapan kasus TPPO ini berdasarkan laporan masyarakat. Ada kecurigaan terhadap aktivitas kedua orang tersangka yang sering mendatangi warga dan membawa para wanita dengan mobil di Kampung Cikancana Kecamatan Gekbrong, Kabuoaten Cianjur,” kata Kapolres, Rabu (17/5/2023).
Dari hasil pemeriksaan penyidik, diketahui bahwa kedua tersangka melancarkan aksinya dengan mencari dan merekrut para korban ke kampung-kampung. Saat ini, pelakubsudah mendapatkan 4 orang korban berinisial TN, L, R dan AS asal Kampung Cikancana, Kecamatan Gekbrong, yang direkrut untuk dipekerjakan di luar negeri.
Lihat Juga :