alexametrics

Lagi, Klaster COVID-19 Karyawan Sumsel di Siak Riau Bertambah 4 Orang

loading...
Lagi, Klaster COVID-19 Karyawan Sumsel di Siak Riau Bertambah 4 Orang
Jumlah pasien COVID-19 dari klaster pekerja asal Sumatera Selatan (Sumsel) yang bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Siak, Riau bertambah 4 orang. Foto/Ilustrasi/SINDOnews.dok
A+ A-
PEKANBARU - Jumlah pasien positif Corona (COVID-19) dari klaster pekerja asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Siak, Riau terus bertambah. Hari ini ada empat pasien yang dinyatakan terkonfirmasi COVID-19.

Pasien itu adalah EYN (32), tertular dari temannya R (26) yang bekerja satu profesi sebagai karyawan salah satu perusahaan. "Kemudian pasien berikutnya adalah RR (27) yang juga pekerja di salah satu perusahaan di Siak. Sama, dia tertular dari pasien R yang terlebih dahulu sudah diisolasi," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Riau Indra Yopi, Senin (20/7/2020). (Baca juga: 37 Pedagang Positif Corona, Pasar Keputran Utara Surabaya Ditutup)

Pasien selanjutnya yang tertular COVID-19 adalah BS (23) dan S (18). Karyawan perusahaan swasta ini juga tertular dari pasien R. Keempat pasien saat ini diisolasi di salah satu rumah sakit di Pekanbaru. Kemarin juga ada penambahan empat kasus dari klaster pekerja Sumsel "Ini sudah masuk dalam katarogi klaster, yakni pekerja dari Sumsel," imbuhnya. (Baca juga: Pemain Layangan di Bali Ditangkap karena Ganggu Listrik Bandara Ngurah Rai)

Terkait banyaknya tenaga luar yang bekerja di Riau, Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Riau sudah melakukan kordinasi dengan perusahaan besar di Riau untuk melakukan pencegahan. "Kita sudah berkordinasi dengan perusahaan tersebut, yakni untuk pekerja dari luar mereka harus mengantongi test swab, baik secara mandiri maupun difasilitasi oleh perusahaan. Kita juga melakukan kerjasama dengan dinas tenaga kerja terkait hal tersebut," tandasnya.

(shf)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak