Pedagang Keputran Diisolasi di Asrama Haji dan RS Darurat

Senin, 20 Juli 2020 - 20:23 WIB
loading...
Pedagang Keputran Diisolasi...
Para pedagang di Pasar Keputran, akan terus dilakukan tes swab untuk mengetahui kondisinya setelah 37 pedagang positif COVID-19. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Para pedagang di Pasar Keputran yang positif COVID-19 langsung diisolasi. Mereka diisolasi di dua tempat yakni Asrama Haji dan di RS Darurat Indrapura, Surabaya, Senin (20/7/2020).

(Baca juga: Dilindas Truk di Jalur Pantura Tuban, 2 Pemotor Tewas Mengenaskan )

Para pedagang yang diisolasi di Asrama Haji merupakan mereka yang berdomisili di Surabaya. Sementara mereka yang berasal dari luar Kota Surabaya langsung diisolasi di RS Darurat Indrapura.

Direktur Teknik dan Usaha, PD Pasar Surya Surabaya , Muhibuddin menuturkan, Pasar Keputran merupakan salah satu pasar induk yang cukup besar di Kota Surabaya. Jumlah stand yang ada di sana mencapai 1.200 lapak. Para pedagang dan pembeli tak hanya dari Surabaya saja, ada dari berbagai daerah lain di Jatim.

(Baca juga: Bawa 55 Kg Sabu, 2 Pengedar Antar Provinsi Tewas Ditembak )

Selama diliburkan karena COVID-19 , para pembeli bisa datang ke pasar lainnya di Surabaya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Intinya kita tidak melakukan penutupan pasar, tapi mensterilkan pasar dan lingkungan sekitar. Jika selama ini (pedagang) ambil di Pasar Keputran, maka nanti (selama diliburkan) mereka bisa cari tempat lain," kata Muhibuddin.

Ia melanjutkan, meskipun Pasar Keputran diliburkan, pihaknya memastikan bahwa transaksi penjualan para pedagang itu masih bisa tetap berjalan. Sebab, mereka juga punya jaringan di pasar-pasar yang lain. "Kalau kemarin pembeli yang jemput bola, kalau sekarang penjual atau pedagang yang antar," ucapnya.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya , Irvan Widyanto mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penelusuran di Pasar Keputran. Lokasi pasar yang menampung banyak pedagang itu menjadi titik tekan dalam penelusuran.

"Nanti test swab akan kita ulangi lagi sebelum Pasar Keputran dibuka kembali. Terutama kepada para pedagang yang ada di sana," kata Irvan. (Baca juga: Miris, Usai Penguburan Pasien COVID-19 Limbah APD Berserakan )

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, pelaksanaan sterilisasi di Pasar Keputran akan dilakukan Selasa 21 Juli 2020 mulai pukul 14.00 WIB hingga 27 Juli 2020 pukul 00.00 WIB. Selama kegiatan sterilisasi berlangsung, Pemkot Surabaya bersama PD Pasar Surya akan melakukan penyemprotan disinfektan.

"Setiap hari kita lakukan sterilisasi dan juga pembersihan, baik itu sarana prasarana maupun stand-stand yang kelihatan kotor dan bisa menimbulkan terjadinya penular virus," katanya.

Nantinya, lanjutnya, sebelum para pedagang itu beroperasi kembali, mereka harus menunjukkan hasil test swab dengan status negatif COVID-19 kepada petugas di Pasar Keputran. Selama dilakukan sterilisasi itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya juga menyiapkan petugas test swab di lokasi.

"Jadi kami mohon seluruh pedagang agar sukarela untuk melakukan test swab, kita tidak usah takut hasilnya apapun, ini demi kesehatan dan keselamatan warga Surabaya khususnya para pedagang," katanya. (Baca juga: Kasus COVID-19 Masih Tinggi, Masa Darurat di Malut Akan Berakhir )

Ia pun berharap kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama meningkatkan sense of crisis di masa pandemi COVID-19 ini. Sebab, untuk memutus mata rantai pandemi harus dilakukan secara-bersama. "Sebab pandemi ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota, TNI dan Polri, tapi tanggung jawab kita semua. Termasuk pedagang yang ada di Pasar Keputran," jelasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hadiri IDC, Ridwan Kamil...
Hadiri IDC, Ridwan Kamil Sebut Pandemi Covid-19 Percepat Disrupsi Digital
Jus Pala, Inovasi Bisnis...
Jus Pala, Inovasi Bisnis UMKM saat Pandemi Covid-19 yang Kini Kian Berkembang
Awas! Ada Peningkatan...
Awas! Ada Peningkatan Kasus Aktif Covid-19 di Gunungkidul
Vaksin Covid-19 Penguat...
Vaksin Covid-19 Penguat di Kepri Tinggal Tersisa 10 Ribu Dosis
Di Hadapan Ribuan Babinsa,...
Di Hadapan Ribuan Babinsa, Menhan Prabowo Puji Cara Presiden Jokowi Tangani Pandemi Covid-19
Nihil Kasus Aktif Covid-19,...
Nihil Kasus Aktif Covid-19, Kepri Belum Berstatus Endemi
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Berita Terkini
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Bagikan Pangan Gratis untuk Warga Duri Kepa
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bagikan Pangan Gratis...
Bagikan Pangan Gratis dan Gelar Senam Sehat, MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Angkat Program Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved