40 Orang di Sampit Kalimantan Tengah Keracunan Takjil, 1 Tewas
Senin, 03 April 2023 - 03:02 WIB
loading...
Sebanyak 40 warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengalami keracunan makanan usai menyantak takjil saat bebrbuka puasa. Foto/iNews TV/Normansyah
A
A
A
KOTAWARINGIN TIMUR - Sebanyak 40 orang warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mengalami keracunan makanan usai menyantap takjil saat berbuka puasa. Satu korban keracunan akhirnya meninggal dunia, dan sisanya masih di rawat di rumah sakit.
Baca juga: 7 Anggota TNI Satgas Penanganan Pembersihan Puing Rumah di Cianjur Keracunan Makanan saat Sahur
Rata-rata korban keracunan makanan ini mengalami gejala yang sama, yakni muntaber. Mereka dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas.
Dari sebanyak 40 korban keracunan yang dirujuk ke RSUD dr Maurjani Sampit, sebanyak 17 korban harus menjalani rawat inap karena kondisinya parah. Sementara sisanya diperbolehkan pulang, dan menjalani rawat jalan.
Baca juga: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Benih Lobester Senilai Rp9 Miliar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Umar Kaderi mengatakan, informasi dari para korban keracunan makanan, menyebutkan rata-rata mengalami gejala yang sama usai menyantap makanan saat berbuka, yakni mual dan muntah disertai diare.
Baca juga: 7 Anggota TNI Satgas Penanganan Pembersihan Puing Rumah di Cianjur Keracunan Makanan saat Sahur
Rata-rata korban keracunan makanan ini mengalami gejala yang sama, yakni muntaber. Mereka dirujuk ke RSUD dr Murjani Sampit, untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif, setelah sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas.
Dari sebanyak 40 korban keracunan yang dirujuk ke RSUD dr Maurjani Sampit, sebanyak 17 korban harus menjalani rawat inap karena kondisinya parah. Sementara sisanya diperbolehkan pulang, dan menjalani rawat jalan.
Baca juga: Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Benih Lobester Senilai Rp9 Miliar
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur, Umar Kaderi mengatakan, informasi dari para korban keracunan makanan, menyebutkan rata-rata mengalami gejala yang sama usai menyantap makanan saat berbuka, yakni mual dan muntah disertai diare.
Lihat Juga :