Dikira Teman Sedang Tahan Napas di Dalam Air, Bocah 7 Tahun Ternyata Tewas di Kolam Renang
Kamis, 09 Maret 2023 - 15:45 WIB
loading...
Seorang bocah tewas setelah tenggelam di kolam renang Santa Sea Waterpark, Jalan Lio Santa, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Kamis (9/3/2023). SINDOnews/Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Seorang bocah tewas setelah tenggelam di kolam renang Santa Sea Waterpark, Jalan Lio Santa, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Kamis (9/3/2023). Korban yang mengambang dikira temannya sedang menahan napas dalam air.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Arsya (7) warga Kampung Selaawi, ikut rombongan sekolah kakaknya yang sedang berwisata di Santa Sea Waterpark Kota Sukabumi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB siang.
Salah satu saksi di lokasi kejadian, Eddy Tarigan Silangit (67) warga Panjalu Salabintana mengatakan, saat terjadinya kejadian tersebut, dirinya sedang mengasuh cucunya yang berenang satu kolam bersama korban.
"Saat lagi mantau cucu, saya lihat ke kiri ada anak kecil sudah mengambang, kata saya bangunin, lalu temannya bilang, nggak katanya lagi tahan napas, lalu saya angkat ke atas dan dibaringin dirasakan denyut jantung, dan keluar busa putih," ujar Eddy kepada MNC Portal Indonesia.
Lebih lanjut Eddy mengatakan, pada saat kejadian tidak ada siapa-siapa di sekitar kolam, ketika korban mengambang dan diangkat, kemungkinan masih ada nafas. Lalu ia memberikan pertolongan darurat dengan mencoba mengeluarkan air dari mulut korban, namun tidak berhasil.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Arsya (7) warga Kampung Selaawi, ikut rombongan sekolah kakaknya yang sedang berwisata di Santa Sea Waterpark Kota Sukabumi. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 WIB siang.
Salah satu saksi di lokasi kejadian, Eddy Tarigan Silangit (67) warga Panjalu Salabintana mengatakan, saat terjadinya kejadian tersebut, dirinya sedang mengasuh cucunya yang berenang satu kolam bersama korban.
"Saat lagi mantau cucu, saya lihat ke kiri ada anak kecil sudah mengambang, kata saya bangunin, lalu temannya bilang, nggak katanya lagi tahan napas, lalu saya angkat ke atas dan dibaringin dirasakan denyut jantung, dan keluar busa putih," ujar Eddy kepada MNC Portal Indonesia.
Lebih lanjut Eddy mengatakan, pada saat kejadian tidak ada siapa-siapa di sekitar kolam, ketika korban mengambang dan diangkat, kemungkinan masih ada nafas. Lalu ia memberikan pertolongan darurat dengan mencoba mengeluarkan air dari mulut korban, namun tidak berhasil.
Lihat Juga :