156 TKA China Tiba, Kerusuhan Pecah di Dekat Bandara Haluoleo
Selasa, 23 Juni 2020 - 23:35 WIB
Para mahasiswa merasa kecewa dengan sikap Pemprov Sulawesi Tenggara, yang membiarkan ratusan TKA China masuk ke wilayah Sulawesi Tenggara, di tengah kondisi masyarakat yang sedang kesulitan akibat pandemi COVID-19.
Massa mahasiswa yang sempat membakar ban bekas di tengah jalan, dan membalas tembakan gas air mata polisi dengan lemparan batu, akhirnya berhasil dipukul mundur hingga membubarkan diri.
(Baca juga: Tangis Haru Warga Papua Lepas Kepulangan Prajurit Kostrad )
Sebelumnya, 156 TKA China tiba di Bandara Haluoleo sekitar pukul 21.00 WITA menggunakan pesawat carteran dari Maskapai Penerbangan Lion Air. Kedatangan para TKA China ini, dipantau langsung Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdul Rahman Saleh.
TKA China yang berjumlah 156 orang tersebut, merupakan gelombang pertama dari rencana 500 TKA China yang akan dipekerjakan sebagai tenaga ahli untuk penyelesaian 33 pabrik milik PT OSS. Mereka akan datang ke Indonesia, dalam tiga gelombang.
Massa mahasiswa yang sempat membakar ban bekas di tengah jalan, dan membalas tembakan gas air mata polisi dengan lemparan batu, akhirnya berhasil dipukul mundur hingga membubarkan diri.
(Baca juga: Tangis Haru Warga Papua Lepas Kepulangan Prajurit Kostrad )
Sebelumnya, 156 TKA China tiba di Bandara Haluoleo sekitar pukul 21.00 WITA menggunakan pesawat carteran dari Maskapai Penerbangan Lion Air. Kedatangan para TKA China ini, dipantau langsung Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, Abdul Rahman Saleh.
TKA China yang berjumlah 156 orang tersebut, merupakan gelombang pertama dari rencana 500 TKA China yang akan dipekerjakan sebagai tenaga ahli untuk penyelesaian 33 pabrik milik PT OSS. Mereka akan datang ke Indonesia, dalam tiga gelombang.
Lihat Juga :