Hampir 50% Kapasitas Ruang Perawatan Covid-19 RSUD Andi Makkasau Terisi
Senin, 05 Juli 2021 - 21:41 WIB
Kasus Covid-19 di Parepare terus meningkat bahkan hampir 50 persen kamar RSUD Andi Makkasau terisi pasien Covid-19. Foto: Istimewa
PAREPARE - Jumlah kasus aktif Covid-19 di Parepare terus meningkat. Bahkan saat ini hampir 50% kamar perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau terisi.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe menyebutkan, kasus aktif Korona bahkan telah menembus angka 74 kasus, Senin (6/7/2021).
Baca Juga: Warga Kota Parepare Diajak Perkuat Imun Tubuh dengan Vaksin
Taufan memaparkan, saat ini tercatat 21 pasien Covid-19 yang sementara dirawat intensif di RSUD Andi Makkasau, diantaranya 15 orang warga Parepare dan 6 orang rujukan dari daerah lain.
Sementara, kata dia, jumlah tempat tidur khusus Covid-19 di RSUD Andi Makkasau total 45 tempat tidur (ICU Covid-19 8, NICU Covid-19 5 kamar, dan perawatan anggrek dan teratai 34). "Artinya, sudah hampir 50% kapasitas kamar perawatan Covid-19 di RSUD Andi Makkasau yang terisi," kata dia.
Sementara kasus aktif lainnya, kata Taufan lagi, dirawat di RS Sumantri dan RS Fatimah, selebihnya menjalani isolasi mandiri, yang terus dipantau dalam pengawasan ketat pihak puskesmas dan lurah di masing-masing wilayah.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe menyebutkan, kasus aktif Korona bahkan telah menembus angka 74 kasus, Senin (6/7/2021).
Baca Juga: Warga Kota Parepare Diajak Perkuat Imun Tubuh dengan Vaksin
Taufan memaparkan, saat ini tercatat 21 pasien Covid-19 yang sementara dirawat intensif di RSUD Andi Makkasau, diantaranya 15 orang warga Parepare dan 6 orang rujukan dari daerah lain.
Sementara, kata dia, jumlah tempat tidur khusus Covid-19 di RSUD Andi Makkasau total 45 tempat tidur (ICU Covid-19 8, NICU Covid-19 5 kamar, dan perawatan anggrek dan teratai 34). "Artinya, sudah hampir 50% kapasitas kamar perawatan Covid-19 di RSUD Andi Makkasau yang terisi," kata dia.
Sementara kasus aktif lainnya, kata Taufan lagi, dirawat di RS Sumantri dan RS Fatimah, selebihnya menjalani isolasi mandiri, yang terus dipantau dalam pengawasan ketat pihak puskesmas dan lurah di masing-masing wilayah.
Lihat Juga :