Tangis Pecah di Lamongan, Korban Meninggal Akibat COVID-19 Terus Bertambah

Rabu, 09 Juni 2021 - 16:48 WIB
Warga Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, menggelar salat jenazah yang meninggal akibat COVID-19 dengan protokol kesehatan ketat. Foto/iNews TV/Abdul Wakhid
LAMONGAN - Puluhan orang di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, dinyatakan positif COVID-19 . Mereka tertular COVID-19 dari klaster hajatan. Kondisi ini menjadi sinyal bahaya akan penularan COVID-19 .

Baca juga: COVID-19 di Bangkalan Menggila, Masuk Surabaya Warga Madura Wajib Rapid Test Antigen



Parman, warga Desa Sidodowo, menyebutkan, pada Selasa (8/6/2021) malam, sekitar pukul 22.30 WIB, satu warga meninggal dunia. "Hasil swab-nya dinyatakan positif COVID-19 , dan sempat dibawa ke rumah sakit, namun akhirnya meninggal dunia," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, Taufik Hidayat menyebutkan, dari 14 warga yang meninggal, hanya lima orang yang positif COVID-19 . "Yang meninggal itu lima positif COVID-19 , yang lain belum kita pastikan. Tapi karena suspek, maka tetap akan kita tracing, kita siolasi, kita karantina kontak eratnya," katanya.

Baca juga: Ajaib, Halaman Kantor Wali Kota Surabaya Padi Tumbuh Subur dan Panennya Berlimpah

Satgas COVID-19 Kabupaten Lamongan, menggelar swab massal di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo. Petugas tidak melakukan penghadangan di tengah jalan, melainkan jemput bola mendatangi satu-persatu warga yang berada di rumahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!