Pj Sekda KBB Tak Terima Disebut Penghambat Mutasi dan Pembangkang

Selasa, 10 Juli 2018 - 11:31 WIB
Pj Sekda KBB Tak Terima...
Pj Sekda KBB Tak Terima Disebut Penghambat Mutasi dan Pembangkang
A A A
BANDUNG BARAT - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Wandiana membantah semua tudingan Plt Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra yang mengatakan dirinya jadi penghambat proses mutasi dan rotasi pejabat eselon II, III, dan IV. Dia pun tidak terima jika dikatakan jarang hadir dalam berbagai event pemerintahan tingkat kabupaten dan dianggap tidak loyal kepada pimpinan.

"Tidak benar kalau saya dianggap sering kali tidak hadir dalam berbagai acara. Kalaupun tidak hadir, saya punya alasan kuat," tegas Wandiana, Selasa (10/7/2018).

Dia mencontohkan, pada peringatan HUT ke-11 KBB memang dirinya tidak hadir. Namun, saat itu dia harus mewakili Pemkab Bandung Barat memenuhi undangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Divisi Pencegahan. Bahkan, yang menugaskannya adalah Plt Bupati langsung. Begitu juga dengan acara di internal Pemkab Bandung Barat yang tidak bisa dihadiri, karena sedang melaksanakan dinas luar baik sebagai Pj Sekda maupun Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB.

"Saya ini kan jabatannya rangkap, sebagai Pj Sekda dan Kepala DPMD. Undangan kegiatan banyak dan buktinya ada semua di kantor," kata dia.

Terkait soal dirinya sulit dihubungi dan diajak komunikasi, selama ini selaku bawahan selalu berkomunikasi kepada pimpinan. Ketika sedang di luar kota pun, manakala ada panggilan dari Plt Bupati, dia selalu loyal dan langsung datang.

Dia mengakui, pada Kamis (5/7/2018) malam sempat dihubungi ajudan Plt Bupati untuk menghadiri rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) di rumah dinas, Kota Baru Parahyangan. Pejabat yang sudah hadir waktu itu adalah Asisten Administrasi Agustina Piryanti, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperidag) Maman Sulaiman, dan Plt Kepala BKPSDM KBB Agus Maolana.

Namun, dua anggota Baperjakat yaitu Asisten Pemerintahan Aseng Djunaedi dan Inspektur Inspektorat Yadi Azhar tidak hadir. Dirinya lalu memutuskan tidak hadir dengan alasan rapat Baperjakat digelar di rumah dinas, bukan di kantor.

"Saya menolak hadir karena kenapa rapat Baperjakat digelar di rumah dinas, tidak di kantor. Apakah itu pembangkangan? Saya rasa tidak, karena selain alasan itu saya juga tidak punya data kepegawaian yang harus disampaikan," pungkasnya. (Baca juga: Pj Sekda KBB Mundur, Ini Respons Yayat T Soemitra ).
(zik)
Berita Terkait
Pemda KBB Raih Penilaian...
Pemda KBB Raih Penilaian WTP dari BPK RI, Hengki : Kado Terindah Jelang Hari Jadi
Seluruh Desa di Bandung...
Seluruh Desa di Bandung Barat, 100 Persen Bersanitasi
Berantas Stunting, Pemda...
Berantas Stunting, Pemda KBB Dorong Penduduk Usia Produktif Sehat dan Miliki Pekerjaan
Plt Bupati dan KSAD...
Plt Bupati dan KSAD Groundbreaking Taman The Little Madinah Alun-alun Cililin
Pemda KBB Fokus Realisasikan...
Pemda KBB Fokus Realisasikan Janji Politik Pasangan Aa Umbara-Hengki
Tersangka Korupsi Lahan...
Tersangka Korupsi Lahan Kantor Pemkab Bandung Barat Bisa Bertambah
Berita Terkini
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
24 menit yang lalu
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
31 menit yang lalu
Jelang Akhir Libur Panjang,...
Jelang Akhir Libur Panjang, 40.714 Penumpang Kereta Mulai Kembali ke Jakarta
1 jam yang lalu
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
2 jam yang lalu
Polisi Tangkap Sopir...
Polisi Tangkap Sopir Taksi Online yang Mengamuk di Tol JORR, Ini Tampangnya
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved