Seluruh Desa di Bandung Barat, 100 Persen Bersanitasi
Rabu, 23 Juni 2021 - 14:09 WIB
loading...
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan saat menghadiri kegiatan verifikasi Open Defecation Free (ODF) oleh tim verifikator dari Provinsi Jawa Barat di Kompleks Pemda KBB, belum lama ini. Foto/Dok.Bapelitbangda
A
A
A
BANDUNG BARAT - Pemerintah pusat melalui RPJMN mencanangkan target nasional melalui universal akses tahun 2019, bahwa masyarakat Indonesia harus sudah 100 persen terlayani sanitasi, 0 persen kawasan kumuh, dan 100 persen terlayani air minum layak.
Namun faktanya pada tahun 2020, akses sanitasi secara nasional baru mencapai 37,8 persen dari jumlah total 80.930 desa/kelurahan. Sementara yang telah Open Defecation Free (ODF) 30.625 desa dan untuk tingkat Provinsi Jawa Barat 32 persen dari 5.937 desa atau baru 1.920 desa yang telah ODF.
ODF adalah indikator suatu wilayah yang telah terbebas dari kebiasaan buruk buang air besar sembarangan. Ini merupakan indikator dasar dan menjadi salah satu Standard Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Untuk di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akses sanitasi sebelum ada kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada tahun 2010, masih ada sebanyak 96.235 kepala keluarga (KK) yang masih buang air besar sembarangan/Open Dececation (OD).
Namun setelah ada kegiatan STBM pada 2020 akses sanitasi 100 persen KK sudah memiliki akses sanitasi yang sehat atau sudah mencapai 100 persen dari 165 desa. Target ODF itu memang menjadi komitmen kepala daerah, bersama OPD terkait dan masyarakat KBB dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Namun faktanya pada tahun 2020, akses sanitasi secara nasional baru mencapai 37,8 persen dari jumlah total 80.930 desa/kelurahan. Sementara yang telah Open Defecation Free (ODF) 30.625 desa dan untuk tingkat Provinsi Jawa Barat 32 persen dari 5.937 desa atau baru 1.920 desa yang telah ODF.
ODF adalah indikator suatu wilayah yang telah terbebas dari kebiasaan buruk buang air besar sembarangan. Ini merupakan indikator dasar dan menjadi salah satu Standard Pelayanan Minimal (SPM) yang wajib dipenuhi oleh pemerintah daerah.
Untuk di Kabupaten Bandung Barat (KBB) akses sanitasi sebelum ada kegiatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada tahun 2010, masih ada sebanyak 96.235 kepala keluarga (KK) yang masih buang air besar sembarangan/Open Dececation (OD).
Namun setelah ada kegiatan STBM pada 2020 akses sanitasi 100 persen KK sudah memiliki akses sanitasi yang sehat atau sudah mencapai 100 persen dari 165 desa. Target ODF itu memang menjadi komitmen kepala daerah, bersama OPD terkait dan masyarakat KBB dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Lihat Juga :