Kisah Rusminnubaev Marat Bule Rusia yang Jadi Gelandangan di Bali

Senin, 13 Juli 2020 - 19:37 WIB
loading...
Kisah Rusminnubaev Marat...
Petugas Imigrasi Bali menahan warga negara Rusia, Rusminnubaev Marat (36). Dia dilaporkan telah sebulan menjadi gelandangan karena kehabisan uang. Foto SINDOnews/Miftahul C
A A A
DENPASAR - Petugas Imigrasi Bali menahan warga negara Rusia, Rusminnubaev Marat (36). Dia dilaporkan telah sebulan menjadi gelandangan karena kehabisan uang dan tidak bisa pulang ke negaranya akibat pandemi COVID-19.

"Dia sekarang ditempatkan di Rudenim (rumah detensi imigrasi )," kata Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Bali Jamaruli Manihuruk, Senin (13/7/2020).

Dia menjelaskan, Marat awalnya diamankan petugas Satpol PP di area taman kawasan Bandara Ngurah Rai. Petugas Satpol PP kemudian menyerahkan bule yang mengenakan kaos oblong dan sandal jepit itu ke kantor Imigrasi Ngurah Rai. (Baca:Artis HH dan Teman Pria Dalam Keadaan Tanpa Busana saat Digerebek Polisi)

Dari hasil pemeriksaan, Marat sudah sekitar satu bulan tidur di area taman bandara. Untuk hidup sehari-hari, dia mengemis ke sejumlah warga dan orang yang lewat. Ada juga warga yang memberikan makanan karena kasihan.

Dari catatan Imigrasi, Marat masuk ke Indonesia pada awal pandemi COVID-19, tepatnya 22 Maret 2020 lalu. Sebelum ke Bali, bule kelahiran 23 Oktober 1984 itu berlibur di Bangkok, Vietnam, Malaysia dan Singapura.

Jamaruli menambahkan, petugas Imigrasi masih memeriksa izin tinggal Marat. "Jika sudah habis, tentu akan dideportasi sambil menunggu penerbangan ke negaranya ada," ujarnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Laboratorium Narkoba...
Laboratorium Narkoba di Gianyar Bali Digerebek, 2 WNA Rusia Ditangkap
10 Wilayah di Indonesia...
10 Wilayah di Indonesia Diprediksi Terdampak Tsunami Rusia, Ini Lokasinya
BMKG Keluarkan Peringatan...
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami di Gorontalo hingga Papua Imbas Gempa Dahsyat M8,6 di Kamchatka Rusia
Polda Bali Tetapkan...
Polda Bali Tetapkan WN Jerman Direktur Parq Ubud Kampung Rusia sebagai Tersangka
Polisi Bongkar Praktik...
Polisi Bongkar Praktik Prostitusi Internasional di Bali Dikendalikan Warga Rusia
Overstay dan Terlibat...
Overstay dan Terlibat Kasus Narkoba, WNA Rusia Ngamuk di Kantor Imigrasi Ngurah Rai
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Rekomendasi
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Berita Terkini
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved