Jual 2 Gadis Belia untuk Layanan Ranjang, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi

Sabtu, 07 Januari 2023 - 18:48 WIB
loading...
Jual 2 Gadis Belia untuk Layanan Ranjang, Pasangan Kekasih Ditangkap Polisi
Pasangan kekasih di Kota Palembang, Sumsel, ditangkap polisi karena nekat menjadi mucikari. Foto/MPI/Era Neizma Wedya
A A A
PALEMBANG - Nekat menjual dua gadis belia untuk layanan ranjang, pasangan kekasih di Kota Palembang, Sumsel, ditangkap polisi. Pasangan kekasih yang nekat menjadi mucikari prostitusi online tersebut, diketahui bernama Kgs Dery Andreansyah, dan Laila alias Kila.

Baca juga: Fakta Baru Pembunuhan Wanita Muda di Denpasar, Polisi Ungkap Jaringan Prostitusi Online

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah mengatakan, pasangan kekasih itu terlibat praktik prostitusi online. Keduanya menawarkan dua gadis berusia 17 tahun berinisial AD, dan AR kepada pria hidung belang.



"Kasus prostitusi online ini terungkap, setelah petugas menindaklanjuti laporan masyarakat. Petugas melakukan penyamaran, untuk menangkap para pelaku prostitusi online tersebut," kata Haris, Sabtu (7/1/2023).

Baca juga: Terungkap! Aiptu AR Ternyata Paksa Istri Beri Layanan Ranjang Bertiga dengan Teman Polisi

Menurut Haris, kedua muncikari itu ditangkap di salah satu kos di Jalan Angkatan 45, Kelurahan Pakjo, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, pada Rabu (4/1/2023). "Berdasarkan pengakuan mereka, kedua gadis itu ditawarkan masing-masing seharga Rp600 ribu, untuk sekali kencan," katanya.

Modus penawaran kencan ini dilakukam secara online melalui WhatsApp (WA). Dari tarif sekali kencan tersebut, pasangan kekasih yang menjadi mucikari tersebut mengambil jatah Rp100 ribu, sementara sisanya Rp500 ribu akan diberikan kepada korban."Selain keduanya, petugas juga mengamankan barang bukti dua unit ponsel, dan uang tunai Rp1,4 juta," katanya.

Baca juga: Ogah Main di Liga 1 Indonesia, Ternyata Egy Maulana Vikri Punya 3 Alasan Ini

Laila alias Kila mengaku, kedua korbanlah yang meminta agar dicarikan pria hidung belang karena mereka membutuhkan uang. Transaksi prostisusi itupun sudah dua kali mereka lakukan. "Semuanya ditawarkan melalui WA, tarifnya Rp600 ribu sekali kencan," pungkasnya.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2508 seconds (11.210#12.26)