Kronologi Penangkapan Mandor Kapal China Pembunuh ABK dalam Frezer
Minggu, 12 Juli 2020 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
Ferdy menjelaskan, kronologi pengungkapan kasus penemuan jenazah Hasan dan dievakuasi dari Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118. Awalnya, penyidik memeriksa secara intensif kepada 12 orang korban WNI ABK Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 117.
Kemudian, kata Ferdy, penyidik gabungan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dilanjut olah TKP terjadinya dugaan penganiayaan kepada Hasan di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 pada Kamis malam, 9 Juli 2020.
“Hasil olah TKP di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 dan interogasi 4 orang ABK, yakni Deni Maulana, Rahmad Abidin, Durahim dan Agus bahwa terjadi penganiayaan terhadap korban di haluan kapal dan robot pancing saat melakukan pekerjaan,” katanya.
Sementara, Ferdy mengatakan pemeriksaan jasad korban bahwa hasil swab PCR terkait COVID-19 dinyatakan negatif. Kemudian bibir bagian dalam ada memar, punggung luka memar, dada memar, depan telinga kiri ada bekas luka, kelopak mata kanan ada bekas luka, pipi kanan bekas luka serta tidak tampak dan tidak teraba patah tulang.
“Pada pemeriksaan jenazah laki-laki ini ditemukan memar-memar pada bibir, dada dan punggung akibat kekerasan tumpul. Dimana yang melakukan pemukulan terhadap korban adalah mandor pada kapal bernama Mr Song dengan kaki dan tangan,” tandasnya.
Kemudian, kata Ferdy, penyidik gabungan melakukan pemeriksaan terhadap jasad korban dilanjut olah TKP terjadinya dugaan penganiayaan kepada Hasan di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 pada Kamis malam, 9 Juli 2020.
“Hasil olah TKP di Kapal Ikan Asing China Lu Huang Yuan Yu 118 dan interogasi 4 orang ABK, yakni Deni Maulana, Rahmad Abidin, Durahim dan Agus bahwa terjadi penganiayaan terhadap korban di haluan kapal dan robot pancing saat melakukan pekerjaan,” katanya.
Sementara, Ferdy mengatakan pemeriksaan jasad korban bahwa hasil swab PCR terkait COVID-19 dinyatakan negatif. Kemudian bibir bagian dalam ada memar, punggung luka memar, dada memar, depan telinga kiri ada bekas luka, kelopak mata kanan ada bekas luka, pipi kanan bekas luka serta tidak tampak dan tidak teraba patah tulang.
“Pada pemeriksaan jenazah laki-laki ini ditemukan memar-memar pada bibir, dada dan punggung akibat kekerasan tumpul. Dimana yang melakukan pemukulan terhadap korban adalah mandor pada kapal bernama Mr Song dengan kaki dan tangan,” tandasnya.
(sms)
Lihat Juga :