Nelayan Diintimidasi Kapal Penjaga Pantai China, Guspurla Koarmada I Gelar Patroli Udara
Sabtu, 15 Oktober 2022 - 17:17 WIB
loading...
Guspurla Koarmada I, melaksanakan patroli udara di Laut Natuna Utara, untuk menjaga nelayan dari aksi intimidasi kapal penjaga pantai China. Foto/iNews TV/Alfie Al Rasyid
A
A
A
BATAM - Aksi intimidasi kapal penjaga pantai China di Laut Natuna Utara, sangat meresahkan nelayan tradisional Natuna. Menyikapi hal tersebut, Guspurla Koarmada I menggelar patroli udara untuk memberikan perlindungan kepada para nelayan.
Baca juga: Meresahkan! Kapal Asing Intimidasi Nelayan Natuna, Bupati Minta Bantuan TNI AL
Insiden intimidasi oleh kapal penjaga pantai China tersebut, juga direkam oleh para nelayan Natuna. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat para nelayan tradisional selalu diganggu oleh kapal besar milik penjaga pantai China.
Sementara dalam patroli udara yang digelar Guspurla Koarmada I, terlihat KRI Pattimura, KRI Silasparepare, dan KRI John Lie sedang melakukan patroli di laut batas kontinen.
Baca juga: 9 Orang dari 5 Kecamatan di Sangihe Masih Diisolasi Akibat Covid-19
"Setiap harinya, ada lima KRI dan satu pesawat serta helikopter yang melakukan patroli di Laut Natuna Utara. Tim patroli tidak menemukan kapal ikan asing atau kapal penjaga pantai yang berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE)," tegas Komandan Guspurla Koarmada I, Laksma TNI Hudiarto Krisno Utomo.
Baca juga: Meresahkan! Kapal Asing Intimidasi Nelayan Natuna, Bupati Minta Bantuan TNI AL
Insiden intimidasi oleh kapal penjaga pantai China tersebut, juga direkam oleh para nelayan Natuna. Dalam rekaman video yang beredar, terlihat para nelayan tradisional selalu diganggu oleh kapal besar milik penjaga pantai China.
Sementara dalam patroli udara yang digelar Guspurla Koarmada I, terlihat KRI Pattimura, KRI Silasparepare, dan KRI John Lie sedang melakukan patroli di laut batas kontinen.
Baca juga: 9 Orang dari 5 Kecamatan di Sangihe Masih Diisolasi Akibat Covid-19
"Setiap harinya, ada lima KRI dan satu pesawat serta helikopter yang melakukan patroli di Laut Natuna Utara. Tim patroli tidak menemukan kapal ikan asing atau kapal penjaga pantai yang berada di zona ekonomi eksklusif (ZEE)," tegas Komandan Guspurla Koarmada I, Laksma TNI Hudiarto Krisno Utomo.
Lihat Juga :