Gubernur Kalbar Minta Berikan Kebebasan dalam Pengelolaan Perbatasan

Jum'at, 10 Juli 2020 - 13:48 WIB
loading...
Gubernur Kalbar Minta...
Gubernur Kalbar H Sutarmidji meminta kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk segera membangun ekonomi di perbatasan terutama Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang sudah tiga tahun di bangun namun tidak ada peningkatan ekonomi bagi pem
A A A
PONTIANAK - Gubernur Kalbar H Sutarmidji meminta kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) untuk segera membangun ekonomi di perbatasan terutama Pintu Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk yang sudah tiga tahun di bangun namun tidak ada peningkatan ekonomi bagi pemerintah daerah.

"PLBN Aruk memiliki lokasi startegis untuk peningkatan ekonomi di perbatasan," pinta H Sutarmidji, Rabu (8/7/2020), usai Rakor Pembahasan Rancangan Inpres Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Perbatasan Negara (Aruk, Motaain dan Skouw) di Balai Petitih.

Dikatakannya, PLBN Aruk itu sudah cukup lama diresmikan oleh Presiden namun tidak ada peningkatan ekonomi di perbatasan, karena kita (Indonesia) sudah beranggapan perdagangan Internasional sedangkan negara Malaysia beranggapan perdagangan tradisional.

"Jadi barang dagangan itu dilangsir di zona netral aja dan pemerintah daerah sudah kita paksa untuk manfaatkan itu,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Kalbar sudah berupaya untuk melakukan perdagangan antar dua wilayah namun dirinya menilai masih kurang efektif dan maksimal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Kalbar: Jangan...
Gubernur Kalbar: Jangan Sampai Harga Sawit Anjlok Baru Mau Melakukan Peremajaan
Kadisporapar Kalbar...
Kadisporapar Kalbar Hadiri Acara Puncak Haornas Tahun 2020
Sutarmidji Hadiri Rapat...
Sutarmidji Hadiri Rapat Terbatas Gubernur Seluruh Indonesia dengan Presiden Jokowi
Gubernur Kalbar, Kajati,...
Gubernur Kalbar, Kajati, dan Polda Tandatangani Nota Kesepakatan
Pilkada 2020, Masyarakat...
Pilkada 2020, Masyarakat dan Parpol Diminta Jangan Dukung Mantan Napi
Gubernur Kalbar: Target...
Gubernur Kalbar: Target Pendapatan Daerah Rp 6,68 T
Tingkatkan Akses Pangan...
Tingkatkan Akses Pangan Berkualitas, Pasar Mitra Tani Kalimantan Barat Hadirkan Gelar Pangan Murah
Kasus Covid-19 Kalbar...
Kasus Covid-19 Kalbar Naik, Ketua Satgas Instruksikan Perketat Perbatasan
Rekomendasi
Diganjar Rating Negatif...
Diganjar Rating Negatif dari Moody's, Danantara Bilang Begini
Wardatina Mawa Tuntut...
Wardatina Mawa Tuntut Nafkah Anak Rp25 Juta, Bukan Rp500 Ribu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved