Sempat Hanya Beroperasi 15%, Industri Jabar Mulai Bangkit

Jum'at, 10 Juli 2020 - 10:57 WIB
loading...
Sempat Hanya Beroperasi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
BANDUNG - Industri di Jawa Barat mulai bergerak naik seiring mulai diberlakukannya adaptasi kebiasan baru (AKB). Sebelumnya, industri Jabar hanya beroperasi 15% saat awal pandemi COVID-19.

"Sekarang sudah mulai recovery, cuman memang belum sama dengan posisi Maret. Karena waktu itu semua industri full capacity. Kemudian April mulai turun jadi 70%. Mei tinggal 15%, tapi sekarang, Juni sudah naik lagi jadi 30 sampai 35%, terutama sektor otomotif," kata Wakil Ketua Bidang Perindustrian Kadin Jabar Dedi Harsono.

Menurut dia, bila sektor otomotif mulai bergerak, sektor turunan lainnya akan mulai bergerak. Karena banyak sektor yang juga terkait dengan sektor otomotif, temasuk usaha kecil dan menengah (UKM).

"Desember kami diprediksi industri di Jabar sudah berjalan sampai 70%. Memang masih tersisa 30%. Karena sebagian ekspor masih ter hold. Karena memang mereka masih memprotek pasarnya. Itu imbas pendemi, sehingga pasar masih kurang," beber dia.

Masih adanya negara yang menahan barang masuk, kata dia, menyebabkan ekspor Indonesia agak lambat naik. Kecuali ada barang yang memang tidak dimiliki negara lain. Saat ini, ekspor juga mulai bergerak naik, tetapi tidak banyak.

"Kapan pastinya recovery sampai 100%, kita tidak bisa prediksi akhir tahun ini atau tahun depan. Tapi semua negara maju punya industri bikin vaksin. Merek berlomba lomba, karena peluang pasar cukup besar," papar dia.

Dia berkeyakinan, nanti ketika ada vaksin, industri akan bergerak lebih tinggi. Karena kemarin yang punya uang merek nahan diri.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Amanat Petani Tembakau...
5 Amanat Petani Tembakau Madura-Nusantara di Tengah Penyimpangan Pita Cukai
Menguak Tabir Hubungan...
Menguak Tabir Hubungan Rahasia Kerajaan Nusantara dan Kesultanan Persia: Diplomasi Rempah yang Mengubah Wajah Indonesia!
Raja Singasari Kertanagara...
Raja Singasari Kertanagara Pencetus Penyatuan Nusantara yang Gemar Jalankan Ritual Tantrayana
Infrastuktur Hidrogen...
Infrastuktur Hidrogen Hijau Kunci Wujudkan Dekarbonisasi Transportasi
Majelis Adat Kerajaan...
Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan Nasional
Kekuasaan hingga Semenanjung...
Kekuasaan hingga Semenanjung Melayu Buat Kerajaan Sriwijaya Jadi Poros Perdagangan Internasional
Pangan Lokal Tergerus...
Pangan Lokal Tergerus Modernisasi, Pakar Dorong Literasi Pangan Nusantara
Kolaborasi Budaya Nusantara...
Kolaborasi Budaya Nusantara untuk Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan UMKM
Waka BRIN Sebut Pentingnya...
Waka BRIN Sebut Pentingnya Kesetaraan Peradaban Nusantara dengan China
Rekomendasi
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Berita Terkini
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved