Tragis! ABK asal Tanjung Priok Tewas Tertimpa Crane Roboh di Pelabuhan Rakyat Halim

Selasa, 06 Desember 2022 - 13:59 WIB
loading...
Tragis! ABK asal Tanjung Priok Tewas Tertimpa Crane Roboh di Pelabuhan Rakyat Halim
ABK tewas tertimpa crane. Foto: Sigit/SINDOnews
A A A
KOTAWARINGIN BARAT - Satu anak buah kapal (ABK) KM Bintang Terang 8, tewas tertimpa crane roboh. Peristiwa itu terjadi di Pelabuhan Rakyat Halim, Kelurahan Kumai Hulu, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalteng.

Korban tewas diketahui bernama Asep Suwargiman (40), ABK KM Bintang Terang 8 yang berasal dari Kampung Muara Bahari, RT10/12, Kelurahan Tanjung Priok, Provinsi DKI Jakarta.

Kasat Polairud AKP Roni Paslah mengungkapkan, peristiwa tragis ini terjadi pada Senin 5 Desember 2022, ketika proses bongkar muat barang dari dalam kapal tengah berlangsung.

Baca juga: Dramatis, Korban Terjepit Crane Roboh Berhasil Dievakuasi Selamat setelah 5 Jam

"Betul, telah terjadi laka kerja di KM Bintang Sejahtera 8, di Pelabuhan Rakyat milik saudara Halim, Kelurahan Kumai Hulu, RT17, Kecamatan Kumai," katanya, Selasa (6/12/2022).

Saat itu, crane untuk memindahkan muatan semen dari dalam kapal, tiba-tiba bagian lengannya patah dan menimpa korban yang tengah mengarahkan perahu kelotok yang akan bersandar.

"Setelah crane menaruh muatan di truk, kemudian kembali lagi akan mengangkat semen yang ada di KM Bintang Sejahtera 8. Tiba-tiba saja crane-nya patah dan bumnya (lengan) jatuh ke bagian kanan kapal," ungkapnya.

Baca: Crane Terbalik Saat Angkat Beton 9 Ton di Proyek Jembatan, Evakuasi Berlangsung Menegangkan

Pada saat yang bersamaan, menimpa korban yang sedang mengarahkan kelotok yang akan bersandar di samping kapal. Akibat kejadian ini, korban seketika meninggal dunia di tempat.

Selanjutnya, jenazah Asep Suwargiman dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun untuk dilakukan visum.

Selang beberapa saat setelah kejadian, polisi langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Saat disinggung terkait adanya potensi kelalaian dalam kecelakaan kerja ini, pihak kepolisian mengaku masih melakukan pendalaman. "Kami masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.
(san)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1981 seconds (11.252#12.26)