Hari Pertama Rapid Test Gratis di Bulukumba, 1 Orang Reaktif Virus Corona
Kamis, 09 Juli 2020 - 20:42 WIB
loading...
A
A
A
“Surat keterangan ini (hasil rapid test) bisa digunakan anak-anak kita yang kembali sekolah atau mendaftar di Makassar atau di wilayah lain,” kata AM Sukri Sappewali.
Selain itu kata Sukri, rapid test gratis ini untuk meringankan beban biaya warga Bulukumba yang akan keluar daerah untuk urusan pekerjaan, sekolah dan maupun tugas dinas.
Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang ikut memantau menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan fasilitas gratis kepada warga di tengah dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.
“Rapid test yang berlangsung selama 3 hari ini hanya semacam kick-off saja sebagai penanda pemerintah hadir memberikan layanan. Ke depan pelaksanaan rapid test ini akan dilanjutkan di puskesmas wilayah masing-masing,” kunci Tomy.
Salah seorang warga Tanete Kecamatan Bulukumpa, Endang Karmila yang mendampingi anaknya rapid test mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan hadirnya pelayanan tersebut.
Ia menyebut, rapid test gratis ini sangat membantu warga yang anaknya akan ke luar daerah, seperti kembali ke pondok pesantren. Sebab, dengan pelayanan tersebut orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk rapid test.
Selain itu kata Sukri, rapid test gratis ini untuk meringankan beban biaya warga Bulukumba yang akan keluar daerah untuk urusan pekerjaan, sekolah dan maupun tugas dinas.
Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto yang ikut memantau menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut sebagai upaya memberikan fasilitas gratis kepada warga di tengah dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19.
“Rapid test yang berlangsung selama 3 hari ini hanya semacam kick-off saja sebagai penanda pemerintah hadir memberikan layanan. Ke depan pelaksanaan rapid test ini akan dilanjutkan di puskesmas wilayah masing-masing,” kunci Tomy.
Salah seorang warga Tanete Kecamatan Bulukumpa, Endang Karmila yang mendampingi anaknya rapid test mengaku bersyukur dan berterima kasih dengan hadirnya pelayanan tersebut.
Ia menyebut, rapid test gratis ini sangat membantu warga yang anaknya akan ke luar daerah, seperti kembali ke pondok pesantren. Sebab, dengan pelayanan tersebut orang tua tidak perlu mengeluarkan biaya untuk rapid test.
Lihat Juga :