Gara-gara Kabel Pompa Air Perumda Dicuri, Ribuan Pelanggan 2 Kecamatan di Jambi Tidak Mandi

Senin, 28 November 2022 - 11:32 WIB
loading...
Gara-gara Kabel Pompa Air Perumda Dicuri, Ribuan Pelanggan 2 Kecamatan di Jambi Tidak Mandi
Ribuan pelanggan air bersih di dua kecamatan, yakni Kecamatan Danau Teluk dan Pelayangan, Jambi tidak mendapat aliran air bersih menyusul adanya pencurian kabel pompa milik Perumda Tirta Mayang. Foto SINDOnews
A A A
JAMBI - Ribuan pelanggan air bersih di dua kecamatan, yakni Kecamatan Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan, Kota Jambi tidak mendapat aliran air bersih menyusul adanya pencurian kabel pompa milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mayang. Akibatnya warga tidak bisa mandi dengan menggunakan air bersih.



"Behari-hari airnya mati. Kami ngambil air di sebelah sana (tetangga) pakai galon angkut ke rumah untuk kami mandi. Masak pakai air itu juga. Katanya ada yang hilang di mesin pompa," ungkap Udin, salah satu warga, Senin (28/11/2022). Baca juga: Optimalkan Layanan Air Bersih, PDAM Bekasi Minta Modal Rp244 Miliar

Pelanggan air bersih lainnya mengaku tidak bisa mandi lantaran kesulitan air. "Tidak mandi kami. Masak pakai air galon itulah, ngambil air sembahyang juga susah. Semoga cepat hidup, susah air," tukas Sina.

Terpisah, Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Kota Jambi, Dwike mengaku telah terjadi tindakan pencurian kabel pompa di Intake Pasir Panjang milik Perumda Tirta Mayang di Jambi Kota Seberang pada Kamis (24 November 2022) lalu sekitar pukul 04.00 WIB Subuh.

"Kabel yang putus terkena air sehingga tiga unit pompa terbakar. Pencurian ini berakibat pengaliran air terhenti di wilayah Kecamatan Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan," tuturnya. Baca juga: Satgas Yonif Raider 303 SSM Bantu Alirkan Air Bersih di Distrik Ilaga Papua
Menurutnya, pemasangan pompa cadangan telah dilakukan guna menunjang pengaliran di wilayah pelayanan Intake Pasir Panjang sambil menunggu pengadaan kabel pompa pengganti.

"Sejak Jumat, 25 November 2022 pompa cadangan telah beroperasi, namun belum optimal karena debitnya lebih kecil dari pompa yang rusak," tandas Dwike.

Dia menambahkan, dalam proses perbaikan pompa dan normalisasi pengaliran, Perumda Tirta Mayang menyiapkan pelayanan air dengan mobil tangki untuk masjid dan pelanggan yang terdampak.

"Sampai saat ini pelayanan air dengan mobil tangki tersebut masih berlangsung guna memenuhi kebutuhan warga di Kecamatan Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan," imbuhnya.

Dwike berharap, Perumda Tirta Mayang terus berupaya agar pompa Intake Pasir Panjang dapat segera beroperasi dengan normal sehingga pengaliran kembali normal secara merata.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2845 seconds (11.252#12.26)