Optimalkan Layanan Air Bersih, PDAM Bekasi Minta Modal Rp244 Miliar
Selasa, 22 November 2022 - 13:32 WIB
loading...
PDAM Tirta Bhagasasi meminta Pemkab Bekasi mengucurkan penyertaan modal Rp244 miliar. Foto/Ilustrasi
A
A
A
BEKASI - PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi mengajukan penyertaan modal sebesar Rp244 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk periode tahun anggaran 2023 guna optimalisasi layanan air bersih daerah itu.
”Pengajuan penyertaan modal sudah kami sampaikan. Setiap tahun kami ajukan namun selama lima tahun terakhir sama sekali tidak ada realisasi,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim, Selasa (22/11/2022).
Baca juga: PDAM Bekasi Tolak Penetapan Kenaikan Pajak Air Permukaan
Penyertaan modal diperuntukkan bagi peningkatan pelayanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) merupakan kewajiban pemerintah pusat dan daerah sesuai amanah UUD 1945 dilaksanakan PDAM selaku operator.
Untuk itu, PDAM terus berkomitmen meningkatkan pelayanan melalui sejumlah inovasi dengan kemampuan sendiri meski belum mendapatkan penyertaan modal. Peningkatan jumlah pelanggan mencapai 350.000 sambungan langganan, terbesar di Jawa Barat.
Usep menjelaskan, permohonan penyertaan modal ini untuk memenuhi rencana bisnis perusahaan yang menargetkan 80 persen wilayah cakupan terlayani air bersih melalui penyambungan saluran baru.
”Pengajuan penyertaan modal sudah kami sampaikan. Setiap tahun kami ajukan namun selama lima tahun terakhir sama sekali tidak ada realisasi,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi Usep Rahman Salim, Selasa (22/11/2022).
Baca juga: PDAM Bekasi Tolak Penetapan Kenaikan Pajak Air Permukaan
Penyertaan modal diperuntukkan bagi peningkatan pelayanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) merupakan kewajiban pemerintah pusat dan daerah sesuai amanah UUD 1945 dilaksanakan PDAM selaku operator.
Untuk itu, PDAM terus berkomitmen meningkatkan pelayanan melalui sejumlah inovasi dengan kemampuan sendiri meski belum mendapatkan penyertaan modal. Peningkatan jumlah pelanggan mencapai 350.000 sambungan langganan, terbesar di Jawa Barat.
Usep menjelaskan, permohonan penyertaan modal ini untuk memenuhi rencana bisnis perusahaan yang menargetkan 80 persen wilayah cakupan terlayani air bersih melalui penyambungan saluran baru.
Lihat Juga :