Viral Leher Karyawan Wanita SPBU di Cianjur Dipiting Pria Pembeli Solar

Rabu, 16 November 2022 - 11:19 WIB
loading...
Viral Leher Karyawan Wanita SPBU di Cianjur Dipiting Pria Pembeli Solar
Viral karyawan wanita SPBU di Cianjur, Jawa Barat dipiting seorang pria saat membeli BBM jenis solar. Foto/iNews TV/Mochamad Andi Ichsyan
A A A
CIANJUR - Viral karyawan wanita SPBU di Cianjur, Jawa Barat dipiting seorang pria saat membeli bahan bakar minyak jenis solar. Aksi kekerasan tersebut dipicu kesalahpahaman pelaku dengan korban saat membeli solar dengan menggunakan jeriken.

Dalam rekaman video amatir terlihat saat pelaku memiting leher seorang wanita yang merupakan karyawan SPBU. Lokasi berada di Jalan Raya Pagelaran, Kecamatan Pagelaran, Cianjur Selatan, Cianjur, Jawa Barat pada Senin (14/11/2022) siang.

Baca juga: Viral Video Kekerasan di Jalan Tol, PJR dan Sopir Ekspedisi Sepakat Damai

Di rekaman video berdurasi sekitar 11 detik yang viral di media sosial tersebut terlihat pelaku bernama Yana yang tengah membawa jeriken berwarna hitam.

Pelaku tiba-tiba mendekati karyawan wanita SPBU bernama Santi dan langsung memiting di bagian leher. Aksi tersebut langsung dilerai oleh karyawan SPBU lainnya yang berada di lokasi kejadian.

Diketahui aksi tersebut dipicu lantaran adanya kesalah pahaman antara pelaku dengan korban. Pelaku marah lantaran merasa ditipu oleh korban.

Pasalnya pelaku yang membeli solar sebanyak dua puluh liter di SPBU dan bayar full. Namun hanya diisi sepuluh liter.

Baca juga: 2 Selebgram Cantik Makassar Terlibat Prostitusi Online Bertarif Rp2 Juta

Padahal sebelumnya korban bermaksud untuk melayani pembeli lainnya. Namun saat korban akan kembali mengisi kekurangannya justru pelaku sudah pergi.



Pelaku yang mengetahui hal tersebut kembali mendatangi SPBU dan mendekati korban dan langsung memiting korban.

Kasubag Humas Polres Cianjur, Ipda Nanang Suryana Munawir membenarkan peristiwa tersebut. Dia menjelaskan, kedua pihak kini sudah berdamai.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan musyawarah, korban dan pelaku akhirnya sepakat untuk berdamai," ujarnya, Rabu (16/11/2022).

Selain itu, antara korban dan pelaku masih memiliki hubungan kekeluargaan.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1696 seconds (10.101#12.26)