Kasus Pengeroyokan Siswa SMP, Orang Tua Korban Keberatan Pelaku Hanya Dikenakan Wajib Lapor
Rabu, 02 November 2022 - 14:57 WIB
loading...
Kasus pengeroyokan yang menimpa Adi Saputra, pelajar SMP 7 di Palopo menimbulkan rasa tidak adil bagi keluarga korban, mengingat korban menjalani perawatan intensif, sedangkan pelaku bebas. Foto tangkapan layar
A
A
A
PALOPO - Kasus pengeroyokan yang menimpa Adi Saputra, pelajar SMP 7 di Palopo menimbulkan rasa tidak adil bagi keluarga korban. Pasalnya, korban saat ini sedang terbaring menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara para pelaku masih berkeliaran bebas.
Keberatan itu disampaikan ibu korban, Risnawati. Dia berharap agar polisi melakukan penahanan terhadap pelaku. "Biar ada efek jera, agar (pelaku) tidak mengulangi perbuatan mereka yang dapat membahayakan keselamatan dan nyawa orang lain," ungkap Risnawati, Rabut (2/11/2022). Baca juga: Terungkap! Pemuda Tewas di Samping Kodim Sukabumi Bukan Korban Pengeroyokan
Sebelumnya, sebagaimana video yang beredar viral di media sosial, Adi Saputra menjadi korban pengeroyokan saat jam pulang sekolah pada Sabtu (29/10/2022). Para pelaku diduga salah sasaran karena menganggap korban adalah musuhnya.
Selain dikeroyok oleh teman-teman sekolahnya, korban juga ikut dianiaya oleh anak putus sekolah bahkan salah satu pelaku diketahui sudah duduk dibangku SMA.
Keberatan itu disampaikan ibu korban, Risnawati. Dia berharap agar polisi melakukan penahanan terhadap pelaku. "Biar ada efek jera, agar (pelaku) tidak mengulangi perbuatan mereka yang dapat membahayakan keselamatan dan nyawa orang lain," ungkap Risnawati, Rabut (2/11/2022). Baca juga: Terungkap! Pemuda Tewas di Samping Kodim Sukabumi Bukan Korban Pengeroyokan
Sebelumnya, sebagaimana video yang beredar viral di media sosial, Adi Saputra menjadi korban pengeroyokan saat jam pulang sekolah pada Sabtu (29/10/2022). Para pelaku diduga salah sasaran karena menganggap korban adalah musuhnya.
Selain dikeroyok oleh teman-teman sekolahnya, korban juga ikut dianiaya oleh anak putus sekolah bahkan salah satu pelaku diketahui sudah duduk dibangku SMA.
Lihat Juga :