Warga Lombok Barat Ambil Paksa Jenazah Pasien COVID-19 di Rumah Sakit
Selasa, 07 Juli 2020 - 07:13 WIB
loading...
Warga Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari menjemput paksa jenazah keluarga mereka di RS Kota Mataram. Foto/SINDOnews/Muzakir
A
A
A
LOMBOK - Ratusan warga Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat mendatangi Rumah Sakit Kota Mataram. Mereka masuk ke area rumah sakit untuk mengambil jenazah salah satu kerabat mereka.
Namun karena protokol COVID-19, mereka tidak bisa mengambil jenazah tersebut Senin 6/07/20 malam. Keluarga almarhum ingin membawa jenazah menggunakan taksi.
Warga tidak diizinkan karena harus mengikuti protokol COVID-19. Diduga jenazah tersebut terjangkit COVID-19. Namun hal itu tidak diterima oleh warga.
Mereka tak mau almarhum atas nama Maisi warga Dusun Erat Mate RT 01, Desa Ranjok, Gunung Sari itu, dikremasi sesuai protokol COVID-19. Akhirnya warga berhasil membawa jenazah tersebut.
Humas RSUD Kota Mataram Lalu Hardimun mengatakan, jenazah pasien positif Corona asal Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Jenazah tersebut masih berada di RSUD Mataram, namun massa berjumlah banyak mengambil paksa jenazah.
Namun karena protokol COVID-19, mereka tidak bisa mengambil jenazah tersebut Senin 6/07/20 malam. Keluarga almarhum ingin membawa jenazah menggunakan taksi.
Warga tidak diizinkan karena harus mengikuti protokol COVID-19. Diduga jenazah tersebut terjangkit COVID-19. Namun hal itu tidak diterima oleh warga.
Mereka tak mau almarhum atas nama Maisi warga Dusun Erat Mate RT 01, Desa Ranjok, Gunung Sari itu, dikremasi sesuai protokol COVID-19. Akhirnya warga berhasil membawa jenazah tersebut.
Humas RSUD Kota Mataram Lalu Hardimun mengatakan, jenazah pasien positif Corona asal Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Jenazah tersebut masih berada di RSUD Mataram, namun massa berjumlah banyak mengambil paksa jenazah.
Lihat Juga :