Elektabilitas Paslon Sumiatun-Ibnu Salim Teratas di Pilkada Lombok Barat
Sabtu, 23 November 2024 - 14:17 WIB
loading...
Elektabilitas paslon Sumiatun-Ibnu Salim menduduki peringkat teratas hasil survei di Pilkada Lombok Barat. Foto/istimewa
A
A
A
NTB - Empat hari jelang pemungutan suara, Pusat Polling Indonesia (Puspoll) merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati di Pilkada Lombok Barat 2024.
Hasilnya, Paslon Sumiatun-Ibnu Salim unggul dengan elektabilitas mencapai 31,8%. Di posisi kedua, Naufar Furqony Farindua-Khairatun dengan meraih 26,8%. Lalu nomor tiga ditempati pasangan Nurhidayah-Imam Kafali dengan 17,2%.
Kemudian urutan keempat pasangan Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha dengan 11,8%. Sedangkan responden yang menjawab tidak tahu/tidak jawab 12,3%. Survei ini digelar pada periode 12 - 16 November 2024 dengan metode 'face to face interview' atau tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).
Baca juga: Pilkada 2024, Empat Balon Bupati Lombok Barat Berebut Kursi Perindo
Adapun jumlah sampel sebanyak 600 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (4%) pada tingkat kepercayaan 95%
Peneliti Utama Puspoll Indonesia, Luqmanul Hakim mengungkapkan, tingginya elektabilitas pasangan nomor tiga ini, erat kaitannya dengan tingkat popularitas dan akseptabilitas Sumiatun.
Baca juga: Deretan Brigjen Pol Naik Pangkat usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Hasilnya, Paslon Sumiatun-Ibnu Salim unggul dengan elektabilitas mencapai 31,8%. Di posisi kedua, Naufar Furqony Farindua-Khairatun dengan meraih 26,8%. Lalu nomor tiga ditempati pasangan Nurhidayah-Imam Kafali dengan 17,2%.
Kemudian urutan keempat pasangan Lalu Ahmad Zaini-Nurul Adha dengan 11,8%. Sedangkan responden yang menjawab tidak tahu/tidak jawab 12,3%. Survei ini digelar pada periode 12 - 16 November 2024 dengan metode 'face to face interview' atau tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur (structured interview).
Baca juga: Pilkada 2024, Empat Balon Bupati Lombok Barat Berebut Kursi Perindo
Adapun jumlah sampel sebanyak 600 responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Lombok Barat. Usia minimum responden adalah 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error ± (4%) pada tingkat kepercayaan 95%
Peneliti Utama Puspoll Indonesia, Luqmanul Hakim mengungkapkan, tingginya elektabilitas pasangan nomor tiga ini, erat kaitannya dengan tingkat popularitas dan akseptabilitas Sumiatun.
Baca juga: Deretan Brigjen Pol Naik Pangkat usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Lihat Juga :