Empati Tragedi Kanjuruhan, Bobotoh dan Aremania Gagas Deklarasi Damai Antarsuporter

Kamis, 06 Oktober 2022 - 11:08 WIB
loading...
Empati Tragedi Kanjuruhan, Bobotoh dan Aremania Gagas Deklarasi Damai Antarsuporter
Imbas insiden Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, bobotoh Persib dari Viking Persib Club (VPC) menggagas adanya perdamaian antarsuporter di Indonesia. Foto ilustrasi
A A A
BANDUNG - Imbas tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, bobotoh Persib dari Viking Persib Club (VPC) menggagas adanya perdamaian antarsuporter di Indonesia. VPC dalam waktu dekat akan berangkat ke Malang untuk menyuarakan perdamaian dan empati atas tragedi Kanjuruhan.



Ketua Viking Persib Club Heru Joko mengatakan, atas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, dia menilai semua pihak harus berbenah. Mulai dari panitia pelaksana, keamanan, suporter, sampai PSSI juga harus berbenah.

"Kejadian ini membuat kita mulai menggemakan wacana perdamaian antarsuporter. Permintaan perdamaian ini dari grass root," ucap dia. Baca juga: Lemkapi: Perintah Kapolri Agar Penyidik Tragedi Kanjuruhan Profesional Beri Rasa Keadilan

Para suporter yang memiliki tensi rivalitas tinggi sudah saling bertemu satu sama lain. Dia mengatakan, deklarasi perdamaian akan dibuat dengan sangat baik. "Insyaallah besok saya dan beberapa bobotoh juga akan ke Malang. Kita akan menanggapi hal ini dengan serius," ungkapnya.

Setelah coba didiskusikan, masyarakat pun sudah banyak yang sadar dengan keadaan. Baginya, damai memang harus dari dalam hati, bukan seremonial belaka. "Tentunya yang pasti kami sangat menyambut baik ajakan damai dari semua pihak," ujarnya.

Heru juga menyampaikan duka mendalam atas tewasnya lebih dari 130 orang di insiden Kanjuruhan. Baca juga: Cerita Pilu Devi Atok, Ditinggal Pergi 3 Perempuan Tercinta di Stadion Kanjuruhan

"Kami kehilangan banyak saudara, sangat menyesakkan. Kemarin sebelum Arema lawan Persebaya, kami duduk di sana bertemu sahabat lama. Sudah mulai terurai hubungan Bandung dengan Malang," ujar Herru.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2085 seconds (11.210#12.26)