Warga Datangi Posko di Balai Kota Malang, Cari Korban Tragedi Kanjuruhan

Minggu, 02 Oktober 2022 - 12:21 WIB
loading...
Warga Datangi Posko di Balai Kota Malang, Cari Korban Tragedi Kanjuruhan
Pemkot Malang membuka Posko Informasi Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang, untuk membantu warga mencari anggota keluarganya yang menjadi korban tragedi kerusuhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A A A
MALANG - Posko layanan informasi terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, usai pertandingan Arema FC vs Persebaya, dibuka Pemkot Malang, di depan Balai Kota Malang, Minggu (2/10/2022). Posko ini membuka layanan bagi pengaduan warga yang kehilangan keluarganya.

Baca juga: Tangis Pecah di Rumah Sakit, Ratusan Keluarga Kebingungan Cari Korban Kerusuhan Arema FC vs Persebaya

Sejak dibuka pada pagi hari, sudah ada sejumlah warga yang mendatangi posko tersebut untuk melaporkan keluarganya yang masih hilang usai tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Mereka bukan hanya warga Kota Malang, namun juga dari Kabupaten Malang, dan Probolinggo.



Kalaksa BPBD Kota Malang, Priyanto mengatakan, usai tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, langsung dilakukan koordinasi untuk membuka posko layanan informasi untuk memudahkan masyarakat yang masih kehilangan keluarganya.

Baca juga: Air Mata Suparti Menitik, Putranya Belum Ditemukan usai Kerusuhan Sepak Bola Arema FC vs Persebaya

"Posko kami buka sejak pagi, dan beberapa warga sudah berdatangan untuk melaporkan anggota keluarganya yang masih hilang. Posko kami buka untuk beberapa hari ke depan, sehingga masyarakat dari mana saja bisa melapor ke posko ini," terangnya.

Selain petugas BPBD Kota Malang, Posko Layanan Informasi Kanjuruhan ini, juga diisi oleh petugas dari Dinas Kesehatan Kota Malang, PMI Kota Malang, Basarnas, serta para relawan yang setiap saat bisa bergerak memberikan bantuan.

Baca juga: Tragedi Kanjuruhan Pecah, Arema FC Dilarang Jadi Tuan Rumah hingga Akhir Musim?

Priyanto juga telah meminta seluruh camat dan lurah di Kota Malang, untuk mendatangi koordinator wilayah (Korwil) Aremania yang ada di wilayahnya, untuk melakukan pendataan terhadap para Aremania yang masih belum diketahui keberadaannya usai terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1980 seconds (10.55#12.26)