Heboh! Beredar Video Pemotongan BLT Sebesar Rp300.000 di Blora

Senin, 26 September 2022 - 17:39 WIB
loading...
Heboh! Beredar Video Pemotongan BLT Sebesar Rp300.000 di Blora
Heboh video pemotongan BLT yang bersumber dari Dana Desa oleh oknum perangkat desa di Blora, Jawa Tengah. Video yang menggegerkan ini viral di media sosial. Foto/Tangkapan Layar
A A A
BLORA - Heboh video pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa oleh oknum perangkat desa di Blora, Jawa Tengah. Video yang menggegerkan ini viral di media sosial.

Ini untuk kedua kalinya heboh pemotongan BLT terjadi di Blora. Kali ini pemotonganya lebih besar dari pada sebelumnya. Dalam video viral, seorang ibu mengaku dipotong Rp100.000 untuk desa dan Rp200.000 untuk RT.

Baca juga: Geram Viral Pemotongan BLT BBM, Ganjar: Itu Pengkhianat Negara

Video seorang oknum perangkat desa yang sedang mencatat dan menerima sejumlah uang dari warga setelah menerima BLT yang bersumber dari dana desa sebesar Rp100.000 sontak mengemparkan.



Dalam video itu tampak seseorang menanyakan kepada warga tentang uang tersebut. Seorang ibu berbaju orange, berkerudung abu abu menjelaskan jumlah setoran setiap menerima BLT Dana Desa sebesar Rp300.000.

Sebanyak Rp100.000 untuk desa dan Rp200.000 untuk RT. Oknum perangkat yang menerima juga membenarkannya.

Diketahui video pemotongan BLT Dana Desa itu berada di Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Baca juga: BLT Desa Lauwo Lutim Diduga Dipotong, Warga Hanya Terima Rp300 Ribu Tiap Bulan

Menanggapi video viral pemotongan BLT Dana Desa tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windrati mengatakan bahwa tindakan apapun terkait itu salah.

Dia sudah mengingatkan Kepala Desa se-Blora jangan melakukan hal yang salah, dan meminta secara terbuka untuk mengembalikan.

Yayuk menegaskan bahwa apapun itu merupakan tindakan yang salah dan tidak boleh diulang kembali.

"Saya tadi sudah minta ke pak Kades untuk secara gentle mengembalikan (uang pemontongan), dan menyampaikan ke warga alasan kenapa dikembalikan dan kenapa kemarin dipotong," tegasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1658 seconds (11.210#12.26)