Rumah Warga di OKI Diketuk 3 Kali, Setelah Dibuka Ternyata Ada Bayi Perempuan

Jum'at, 23 September 2022 - 15:36 WIB
loading...
Rumah Warga di OKI Diketuk 3 Kali, Setelah Dibuka Ternyata Ada Bayi Perempuan
Warga Dusun III Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dibuat heboh dengan adanya penemuan bayi perempuan yang diletakan di depan teras rumah. Foto SINDOnews
A A A
OKI - Warga Dusun III Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dibuat heboh dengan adanya penemuan bayi perempuan yang diletakan di depan teras rumah salah satu warga, Anisa (39), Kamis (22/9/2022) malam.

Kapolsek Pedamaran, AKP Tuswan mengatakan, penemuan bayi berjenis kelamin perempuan tersebut membuat masyarakat sekitar terkejut dan banyak menarik perhatian warga. Baca juga: Bayi Cantik Baru Dilahirkan Dibuang Pinggir Jalan, Warga Antre Jadi Orang Tua Asuh



"Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh warga, Anisa (39). Sekitar pukul 19.00 WIB. Pintu rumah warga tersebut diketuk sebanyak tiga kali," ujar AKP Tuswan, Jumat (23/9/2022).

Anisa yang mendengar pintu rumahnya diketuk langsung membuka pintu. Namun, alangkah terkejutnya ketika pintu dibuka, Anisa mendapati bayi tersebut tergeletak di teras rumahnya.

"Lalu Anisa memberitahu warga sekitar dan mengecek kondisi bayi tersebut. Ternyata bayi di dalam selimut bercorak batik itu kondisinya masih hidup," jelasnya.

Selanjutnya, bayi tersebut dibawa warga ke rumah kepala desa. Kemudian bersama personel Polsek, bidan setempat dan perangkat desa, langsung menuju ke Puskesmas Pedamaran untuk memberikan perawatan kepada bayi tersebut. Baca juga: Dibuang di Saluran Air Atap Rumah, Bayi Baru Lahir Ditemukan Masih Hidup

Atas kejadian tersebut, kata AKP Tuswan, pihaknya menduga bayi tersebut sengaja dibuang orang tuanya. Untuk itu saat ini polisi tengah menelusuri siapa pembuang bayi tersebut. "Untuk sementara pihak Polsek Pedamaran masih melakukan penggalian informasi terkait adanya penemuan bayi itu," jelasnya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1623 seconds (11.252#12.26)