Aksi Sosial Hakim, Prof Yulius Serahkan Bantuan ke Panti Asuhan Perawat Bayi Fawwaz Ubaida
Senin, 26 Agustus 2024 - 16:05 WIB
loading...
Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI Hakim Agung Prof. Yulius memimpin aksi sosial Mahkamah Agung Peduli di Jalan Purnawarman, Kota Bandung. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Hakim Agung Prof. Yulius memimpin aksi sosial Mahkamah Agung Peduli dengan memberikan bantuan kepada Panti Asuhan Bayi Sehat (PABS) di Jalan Purnawarman, Kota Bandung.
PABS adalah panti asuhan yang saat ini merawat Fawwaz Ubaida, seorang bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya di pinggir jalan saat baru lahir.
Rombongan Mahkamah Agung Peduli yang dipimpin oleh Prof. Yulius, bersama dengan Pengadilan Tata Usaha Negara dari wilayah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta dan PTTUN Banjarmasin, datang untuk melihat langsung kondisi Fawwaz Ubaida.
Baca Juga: Pentingnya Aksi Sosial untuk Mendukung Penyandang Disabilitas
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Yulius dan rombongan memberikan berbagai bantuan kebutuhan sehari-hari, termasuk beras, popok bayi, makanan bayi, mainan anak-anak seperti boneka, sabun cuci, serta tiga unit air conditioner (AC).
Untuk diketahui, Fawwaz Ubaida ditemukan di sebuah kios pinggir jalan yang sedang tutup pada dini hari di bulan Ramadan, hanya beberapa meter dari PABS. Bayi tersebut ditemukan dalam kotak kardus dengan kain-kain penghangat tubuh.
Selain merawat bayi Fawwaz, PABS juga mengasuh puluhan anak lainnya, dengan total 60 anak yang berada di bawah asuhan panti tersebut. Dari jumlah tersebut, 18 anak masih berusia bayi, 14 berusia balita, dan sisanya berusia antara empat hingga sepuluh tahun.
PABS adalah panti asuhan yang saat ini merawat Fawwaz Ubaida, seorang bayi yang ditelantarkan oleh orang tuanya di pinggir jalan saat baru lahir.
Rombongan Mahkamah Agung Peduli yang dipimpin oleh Prof. Yulius, bersama dengan Pengadilan Tata Usaha Negara dari wilayah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta dan PTTUN Banjarmasin, datang untuk melihat langsung kondisi Fawwaz Ubaida.
Baca Juga: Pentingnya Aksi Sosial untuk Mendukung Penyandang Disabilitas
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Yulius dan rombongan memberikan berbagai bantuan kebutuhan sehari-hari, termasuk beras, popok bayi, makanan bayi, mainan anak-anak seperti boneka, sabun cuci, serta tiga unit air conditioner (AC).
Untuk diketahui, Fawwaz Ubaida ditemukan di sebuah kios pinggir jalan yang sedang tutup pada dini hari di bulan Ramadan, hanya beberapa meter dari PABS. Bayi tersebut ditemukan dalam kotak kardus dengan kain-kain penghangat tubuh.
Selain merawat bayi Fawwaz, PABS juga mengasuh puluhan anak lainnya, dengan total 60 anak yang berada di bawah asuhan panti tersebut. Dari jumlah tersebut, 18 anak masih berusia bayi, 14 berusia balita, dan sisanya berusia antara empat hingga sepuluh tahun.
Lihat Juga :